Management of professional learning community model: A multi-site case study

Authors

  • Murdjoko Universitas Lambung Mangkurat
  • Wahyu Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Saleh Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.17509/curricula.v4i2.87399

Keywords:

learning community, school partnership, school principal leadership, teacher empowerment

Abstract

Teacher-friendly learning communities represent a strategic approach to enhancing professionalism and collaboration among educators within schools. This study aims to describe and analyze the management of a teacher-friendly learning community model in terms of three main aspects: school leadership, teacher empowerment, and school partnerships. The research was motivated by the need to create a supportive learning ecosystem that fosters continuous professional development for teachers. A qualitative approach with a multi-site study design was employed, conducted at SMAN 1 Karang Intan and SMAN 2 Martapura, Banjar Regency. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving principals, teachers, learning community leaders, subject group coordinators, and school staff. The findings indicate that school principals play an active managerial role in designing, facilitating, and evaluating learning community activities. Teachers responded positively to the empowerment provided, particularly through collaboration, pedagogical reflection, and improved teaching practices. Furthermore, internal and external partnerships—including collaboration with school staff, the education department, and teacher forums—contributed to the development of a learning ecosystem that supports the enhancement of teachers’ professional competencies. Nevertheless, several challenges remain, such as limited time, low intensity of peer observations, and weak coordination among stakeholders. 

 

Abstrak

Komunitas belajar ramah guru merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan profesionalisme dan kolaborasi antar guru di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pengembangan model komunitas belajar ramah guru ditinjau dari aspek kepemimpinan kepala sekolah, pemberdayaan guru, dan kemitraan sekolah. Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menciptakan ekosistem belajar yang mendukung pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi multi situs, dilaksanakan di SMAN 1 Karang Intan dan SMAN 2 Martapura, Kabupaten Banjar. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, ketua komunitas belajar, koordinator rumpun mata pelajaran, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran manajerial yang kuat dalam merancang, memfasilitasi, dan mengevaluasi kegiatan komunitas belajar. Guru menunjukkan respons positif terhadap pemberdayaan yang dilakukan, terutama melalui kolaborasi, refleksi pedagogis, dan peningkatan praktik mengajar. Di samping itu, kemitraan internal dan eksternal, seperti kerja sama dengan tenaga kependidikan, dinas pendidikan, dan forum guru, turut memperkuat ekosistem belajar. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, rendahnya intensitas observasi sejawat, serta lemahnya koordinasi antar pihak.

Kata Kunci: kemitraan sekolah; kepemimpinan kepala sekolah; komunitas belajar; pemberdayaan guru

References

Abdan, S., Suriansyah, A., Harsono, A. M. B., Prastitasari, H., & Ferdiyansyah, A. (2024). Profesionalisme guru SD dalam meningkatkan disiplin siswa melalui pendekatan emosional dan kognitif. Journal Educational Research and Development, 1(2), 166-171.

Agustina, N. Q., Azima, N., & Januardie, E. (2020). The teacher perception and the implementation of peer observation at the language center in a Private University. Journal of Foreign Language Teaching and Learning, 5(1), 39-56.

Ahmar, A. S. (2024). The influence of principal instructional leadership, school climate, and work motivation on teacher professionalism in Public High Schools throughout Barito Kuala Regency. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 4(1), 53-67.

Arifin, J., & Hanif, M. (2024). Manajemen program komunitas belajar sekolah untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1421-1432.

Baco, A., Tunggal, A., Prasetyo, T., Warman, W., & Fitriadi, A. (2025). Manajemen program komunitas belajar sekolah untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri 1 Biatan. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 5(1), 86-91.

Christensen, A. A., & Jerrim, J. (2025). Professional learning communities and teacher outcomes: A cross-national analysis. Teaching and Teacher Education, 156(1), 1-24.

Dimara, E. A., Surya, P., & Tarso, T. (2022). Principal leadership in fostering an effective school culture in primary education. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 479-492.

Elfira, R., Fitrawati, F., Wahyudi, J. M., Kiki, R., Amriyadi, A., & Enaldi, E. (2024). How does principal's instructional leadership shape teacher performance mediated by teacher self-efficacy in Indonesian education context?. Frontiers in Education, 9(1), 1-14.

Ekawardani, D., Haryati, T., & Wuryandini, E. (2024). Optimalisasi peran kepala sekolah dalam implementasi mutu akademik di SDN 1 Gembyungan Kecamatan Randublatung Blora. Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 842-847.

Faridah, U., Wulandari, A., Suryanti, S., Nursalim, M., & Khamidi, A. (2025). Peran komunitas belajar dalam meningkatkan karakter dan kompetensi pedagogik guru. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2209-2212.

Harahap, N. A., Yuniati, S., Rahmi, D., & Kurniati, A. (2024). Pengaruh kegiatan MGMP terhadap peningkatan kinerja dan profesionalisme guru: A literature review. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 5(2), 185-190.

Harlita, I., & Ramadan, Z. H. (2024). Peran komunitas belajar di sekolah dasar dalam mengembangkan kompetensi guru. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 2907-2920.

Hoerudin, A., Kurniady, D. A., & Sudarsyah, A. (2023). Analisis implementasi kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja mengajar guru di SD Islam Nurul Huda Kabupaten Bekasi. Jurnal Tata Kelola Pendidikan, 6(1), 53-64.

Lestari, I. D., & Dewi, U. (2022). Peer observation in facilitating teacher professional development: A study of EFL novice and experienced teachers perceptions. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(3), 3565-3572.

Mayasari, M., Ahmad, S., & Purwanti, R. (2025). Partnership model in supporting principal performance. Journal of English Language and Education, 10(3), 836-843.

Misrianto, B., Iqbal, M., & Muharramsyah, R. (2024). Implementasi model supervisi kepala sekolah berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah SMA Negeri 1 Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Dharmas Education Journal, 5(2), 987-997.

Mydin, A. A., Xia, Y., & Long, Y. (2024). Professional learning communities and their impact on teacher performance: Empirical evidence from public primary schools in Guiyang. Teaching and Teacher Education, 148(1), 1-15.

Nabila, A. A., Saputri, M., Eksel, F., Aslamiah, A., & Cinantya, C. (2025). Kepemimpinan transformatif untuk pendidikan anak usia dini yang bermutu. Jurnal Cahaya Edukasi, 3(2), 157-170.

Nashar, A. F., Sa’dah, N., Aslamiah, A., & Cinantya, C. (2024). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya mutu di lingkungan pendidikan SDN Sungai Sandung 2. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(7), 5091-5098.

Nawireja, I., Simanjuntak, C., Hutahaean, M., Leriya, D., Putri, N. A., Ananda, E., & Putra, R. (2025). Kepemimpinan kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah sebagai komunitas belajar yang berkelanjutan. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(1), 130-137.

Nor, T., & Suriansyah, A. (2024). Kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 4(4), 256-268.

Paulina, T., & Patimah, S. (2023). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan manajemen mutu di SMAN 2 Gading Rejo. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(1), 189-206.

Prasetyani, K., & Ati, L. L. (2024). Implementasi komunitas belajar guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik di sekolah dasar. Jurnal Humaniora dan Pendidikan Indonesia, 1(1), 11-18.

Purnamasari, N., Indrawan, I., & Suryani, S. (2023). Peran pengawas sekolah dalam mendorong kinerja guru di SMKN 1 Tembilahan. Al-Afkar: Manajemen pendidikan Islam, 11(2), 126-143.

Retnawati, L., Egar, N., & Ginting, R. B. (2025). The influence of principal’s instructional leadership, infrastructure, and teacher professional development on the quality of learning in senior high school. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1), 375-381.

Riyannie, D., & Suriansyah, A. (2024). Kepemimpinan kepala sekolah pada SMA unggul (studi multi kasus pada SMA Negeri 1 Kuala Kapuas dan SMA Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas). Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(7), 1093-1104.

Rizqi, P. U., & Syafika, W. (2024). Strengthening professional learning communities through policy and institutional support in diverse educational contexts. Sinergi International Journal of Education, 2(3), 141-156.

Sanusi, A., Januar, K., & Nuriman, S. (2025). Pentingnya komunitas belajar antar guru sebagai wadah kolaborasi dalam penggunaan media pembelajaran. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(3), 94-99.

Saputra, A., Gistituati, N., Ambiyar, A., Bentri, A., Aziz, I., & Hidayati, A. (2024). Analysis of teacher barriers in the implementation of curriculum merdeka in secondary schools. Dharmas Education Journal, 5(1), 50-57.

Saputra, D., Qawim, M. M., Hariyadi, A., & Utomo, S. (2023). Kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan konsep merdeka belajar. Equity in Education Journal, 5(1), 14-22.

Septiand, W. R., Hariyati, N., Mustaji, M., Khamidi, A., Amalia, K., & Nursalim, M. (2025). Implementasi MGMP sebagai strategi penguatan kompetensi guru di Community Learning Center (CLC). JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 6681-6689.

Setyasari, G. E., Sutopo, A., & Fuadi, D. (2025). Pengelolaan komunitas belajar guru: Tantangan dan peluang dalam peningkatan profesionalisme. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 2121-2130.

Siregar, R. S. D., & Amir, M. T. (2025). Factors influencing low motivation of PKWU teachers and organizational climate in the participation of MGMP. Indonesian Journal of Educational Development (IJED), 6(1), 124-134.

Soraya, E., & Supadi, S. (2022). The practice of learning community on teachers' development: A case of Indonesia. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(4), 6965-6972.

Sulistyorini, S. (2018). Partisipasi stakeholder eksternal dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar. Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 347-372.

Umar, F., & Soedjono, S. (2025). Peran kepala sekolah sebagai penggerak komunitas belajar di SDN 3 Cening Kabupaten Kendal. JGK (Jurnal Guru Kita), 9(2), 503-518.

Yuridka, F., Bachri, A. A., & Suriansyah, A. (2025). Pemberdayaan dan literasi teknologi IoT untuk otomasi filtrasi air gambut sebagai solusi air bersih dan kesehatan di Pesantren Al Mujahidin Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 5(2), 63-66.

Zulfahmi, Z. (2025). The role of principal leadership in improving educational quality: Insights from Indonesia. PPSDP International Journal of Education, 4(2), 568-573.

Published

2025-12-26

How to Cite

Murdjoko, M., Wahyu, W., & Saleh, M. (2025). Management of professional learning community model: A multi-site case study. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(2), 1079-1092. https://doi.org/10.17509/curricula.v4i2.87399

Most read articles by the same author(s)