Analysis of learning components in implementation of educational process in schools

Authors

  • Azka Widhiasti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Anggie Putri Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Adnan Fanani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Najwa Salim Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yandhy Rizky Kurnia Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/curricula.v1i2.52309

Keywords:

learning components, learning evaluation, learning media, learning objectives, learning strategies, teaching materials

Abstract

Indonesian education has undergone many changes in line with the changes in the applied curriculum. This affects educators in carrying out teaching and learning activities so that they must quickly adapt to implementing the new curriculum, provide understanding to students, and guide them to adapt to the system. When the curriculum changes, the essential things in learning also change according to the change in curriculum, namely the learning components. Learning in its process has elements that are related and influence each other. The learning component includes objectives, materials, media, strategies, and evaluation. As time goes by and changes in technology, aspects of learning components change into a form of adjustment. Elements of the learning component turned into a state of adjustment. This study aims to look back at the learning components when the new curriculum is implemented in schools. The research method uses qualitative methods with library research. The result of this study is that the learning components when the new curriculum is implemented have some differences in the application of aspects of the learning components.

 

Abstrak

Pendidikan Indonesia sudah mengalami banyak perubahan seiring dengan bergantinya kurikulum yang diterapkan. Hal ini berpengaruh pada pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga harus cepat beradaptasi melaksanakan kurikulum baru dan memberi pengertian kepada peserta didik serta menuntun mereka untuk dapat beradaptasi dengan sistem. Pada saat perubahan kurikulum hal penting dalam pembelajaran ikut berubah menyesuaikan pergantian kurikulum, yaitu komponen pembelajaran. Pembelajaran dalam prosesnya memiliki komponen-komponen yang terkait satu sama lain dan saling mempengaruhi. Komponen pembelajaran terdiri atas tujuan, materi, media, strategi, dan evaluasi. Seiring berjalannya waktu dan perubahan teknologi, aspek dari komponen pembelajaran berubah sebagai bentuk penyesuaian. Aspek dari komponen pembelajaran berubah sebagai bentuk penyesuaian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kembali komponen pembelajaran saat diterapkannya kurikulum baru di sekolah. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah komponen pembelajaran saat kurikulum baru diterapkan memiliki beberapa perbedaan dalam menerapkan aspek-aspek dari komponen pembelajaran.

Kata Kunci: bahan ajar; evaluasi pembelajaran; komponen pembelajaran; media pembelajaran; strategi pembelajaran; tujuan pembelajaran

 

References

Adisel, A., Aprilia, Z. U., Putra, R., & Prastiyo, T. (2022). Komponen-komponen pembelajaran dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPS. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(1), 298-304.

Akma, A. U., & Salmi, N. (2020). Peningkatan kualitas pembelajaran IPA melalui metode ekspositori pada peserta didik kelas 5 SD Negeri Pasar Baru Bayang Pesisir Selatan. Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia, 5(1), 1-13.

Badar, N., & Bakri, A. (2022). Strategi pembelajaran dengan model pendekatan pada peserta didik sekolah menengah pertama agar tercapainya tujuan pendidikan. JBES: Journal of Biology Education and Science, 2(2), 1-15.

Banat, A., Febrianti, M., Martiani, M., Juwita, J., & Gustini, G. (2022). Pendampingan penggunaan teknologi media dan internet bagi pengurus Bumdes Teratai Indah Desa Nanti Agung Ilir Talo Kabupaten Seluma. Jurnal Dehasen untuk Negeri, 1(1), 33-36.

Butar-Butar, J. L., & Simbolon, M. A. B. (2022). Taksonomi Bloom dan fungsi kognitif Carl Jung dalam pembelajaran matematika. Jurnal Guru Kita PGSD, 7(1), 19-27.

Casnan, C., Purnawan, P., Firmansyah, I., & Triwahyuni, H. (2022). Evaluasi proses pembelajaran dengan pendekatan systems thinking. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 31-38.

Dolong, H. M. J. (2016). Teknik Analisis dalam komponen pembelajaran. Jurnal UIN Alauddin, 5(2), 293–300.

Fanani, A., & Kusmaharti, D. (2014). Pengembangan pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) di sekolah dasar kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar, 1(9), 1–11.

Farliana, N., & Setiaji, K. (2021). Workshop pembelajaran berbasis higher order thinking skill untuk meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa. Surya Abdimas, 5(2), 150-159.

Febrita, Y., & Ulfah, M. (2019). Peranan media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 5(1), 181-188.

Fitriati, M., Sahputra, R., & Lestari, I. (2019). Pengaruh pembelajaran berbasis lingkungan terhadap sikap peduli lingkungan pada materi pencemaran lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 8(1).

Gunawan, I., Ulfatin, N., Sultoni, Sunandar, A., Kusumaningrum, D. E., & Triwiyanto, T. (2017). Pendampingan penerapan strategi pembelajaran inovatif dalam implementasi kurikulum 2013. Abdimas Pedagogi, 1(1), 37–47.

Handayani, N. N. L. (2020). Taksonomi Bloom–revisi ranah kognitif (kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan penilaian). Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 4(2), 10-23.

Ita, B. (2013). Pengertian kurikulum 2013. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Iswandi, I., & Maryati, S. (2020). Inovasi kurikulum berdasarkan komponen kurikulum strategi dan evaluasi. Journal of Chemical Information and Modeling, 5(2), 51-66.

Jumriani, J., Syaharuddin, S., Hadi, N. T. F. W., Mutiani, M., & Abbas, E. W. (2021). Telaah literatur: Komponen kurikulum IPS di sekolah dasar pada kurikulum 2013. Jurnal Basicedu, 5(4), 2027-2035.

Khotimah, S. K. S. H. (2021). Pemanfaatan media pembelajaran, inovasi di masa pandemi COVID-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2149–2158.

Lidi, M. W. (2019). Ragam implementasi materi lokal melalui komponen-komponen pembelajaran dalam pembelajaran sains. Jurnal Dinamika Sains, 3(1), 10–19.

Magdalena, I., Juliasih, J., Maulida, L. N., & Andriliani, L. (2023). Konsep dasar evaluasi pembelajaran di SDN Karang Tengah 10. Yasin, 3(4), 762-777.

Magdalena, I., Prabandani, R. O., Rini, E. S., Fitriani, M. A., & Putri, A. A. (2020). Analisis pengembangan bahan ajar. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 170–187.

Mahnun, N. (2012). Media pembelajaran (kajian terhadap langkah-langkah pemilihan media dan implementasinya dalam pembelajaran). Jurnal pemikiran islam, 37(1), 27-35.

Mansyur, A. R. (2022). Wawasan kepemimpinan guru (teacher leadership) dan konsep guru penggerak. Education and Learning Journal, 2(2), 101-109.

Muhit, A., & Maulana, F. (2022). Pemanfaatan situs edukatif Islami sebagai sumber belajar dalam pembelajaran berbasis online/daring. IQ (Ilmu Al-Qur'an): Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 60-72.

Muhson, A. (2010). Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 8(2), 1-10.

Nurhayati, R., & Tanzila, A. N. (2020). Konsep dasar media pembelajaran. JIEES: Journal of Islamic Education at Elementary School, 1(1), 34-43.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah dan Tarbiyah, 3(1), 171.

Nurseto, T. (2011). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi dan pendidikan, 8(1), 19-35.

Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333-352.

Priyayi, D. F., Keliat, N. R., & Hastuti, S. P. (2018). Masalah dalam pembelajaran menurut perspektif guru biologi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Salatiga dan Kabupaten Semarang. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 2(2), 85-92.

Rahelly, Y. (2015). Media pembelajaran sejarah dalam kurikulum 2013. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 4(1), 92-98.

Rinjani, E. D. (2021). Peran guru kelas dalam pelaksanaan pembelajaran daring di MI NU 61 Salafiyah Kendal. Magistra: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman, 12(2), 152-169.

Santos, J. M., & Castro, R. D. (2021). Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) in action: Application of learning in the classroom by Pre-service Teachers (PST). Social Sciences & Humanities Open, 3(1), 100110.

Sukmawati, H. (2021). Komponen-komponen kurikulum dalam sistem pembelajaran. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(1), 62-70.

Tasrif, T. (2022). Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran social studies di sekolah menengah atas. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 10(1). 50-61.

Taufiqqurrahman, T., & Muazim, L. (2022). Evaluasi ketersediaan sumber belajar di LPKA II Mataram dan upaya meningkatkan motivasi belajarnya. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(4), 1-5.

Zaenudim, Z. (2015). Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqh melalui penerapan strategi bingo. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 301-318.

Published

2022-12-02

How to Cite

Widhiasti, A., Putri, A., Fanani, M. A., Salim, N., & Kurnia, Y. R. (2022). Analysis of learning components in implementation of educational process in schools. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 219-234. https://doi.org/10.17509/curricula.v1i2.52309