Discrepancy evaluation of social reconstruction-based curriculum implementation at Sekolah Rimba Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v2i2.58981Keywords:
curriculum implementation, discrepancy evaluation model, social reconstruction curriculumAbstract
This study aims to determine the suitability of implementing a social reconstruction-based curriculum at Sekolah Rimba Indonesia based on the ideological criteria and characteristics of the social reconstruction curriculum of experts, namely John D., Mc Neil, and Michael Stephen Schiro used the discrepancy evaluation model. The selected resource persons are teachers and principals at Sekolah Rimba. This data collection technique is through interviews, observations, and document studies. The data analysis technique used Miles and Hubberman, namely condensation and presentation of data, and conclusion. The results of the study describe the implementation of a social reconstruction-based curriculum at Sekolah Rimba Indonesia, which includes aspects of the basic concepts and objectives of the social reconstruction curriculum, teaching perspectives, the nature of learning, teaching, and evaluation have been following the criteria set at the beginning of the study. The implementation of the curriculum at Sekolah Rimba Indonesia can be maintained and used as a reference for schools that adopt the social reconstruction curriculum. In this study, the long-term outcomes assessment aspect of Sekolah Rimba Indonesia was not included as an aspect of the research.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara implementasi kurikulum berbasis rekonstruksi sosial di Sekolah Rimba Indonesia yang berdasarkan dengan kriteria Ideologis dan ciri khas kurikulum rekonstruksi sosial para ahli yaitu John D., Mc Neil dan Michael Stephen Schiro dengan model evaluasi discrepancy. Narasumber yang dipilih yaitu guru dan kepala sekolah di Sekolah Rimba. Teknik pengumpulan data ini melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Hubberman yaitu kondensasi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan implementasi kurikulum berbasis rekonstruksi sosial di Sekolah Rimba Indonesia yang meliputi aspek konsep dasar dan tujuan kurikulum rekonstruksi sosial, perspektif pengajaran, sifat pembelajaran, pengajaran, dan evaluasi telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan di awal penelitian. Implementasi kurikulum di sekolah Rimba Indonesia dapat dipertahankan dan dijadikan rujukan sekolah yang mengadaptasi kurikulum rekonstruksi sosial. Dalam penelitian ini aspek penilaian long term outcomes Sekolah Rimba Indonesia tidak dimasukkan sebagai aspek penelitian.
Kata Kunci: implementasi kurikulum; kurikulum rekonstruksi sosial; model evaluasi discrepancy
References
Ambiar, A., Arif, A. (2018). Evaluasi dengan discrepancy model pada proses pembelajaran memperbaiki sistem starter dan sistem pengisian di SMKN 2 Sijunjung. Jurnal PTK: Pendidikan Teknologi Kejuruan, 1(1), 25-30.
Ardiansah, A., Komara, D. A., & Halimah, L. (2022). Evaluation of the library management program as a learning resources with discrepancy model. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(1), 86-100.
Baran, E., Canbazoglu Bilici, S., Mesutoglu, C., & Ocak, C. (2019). The impact of an out‐of‐school STEM education program on students’ attitudes toward STEM and STEM careers. School Science and Mathematics, 119(4), 223-235.
Bilgin, R., & Yildiz, Y. (2022). An offer to expand the scope of guidance activities in schools: The case of obesity. International Journal of Social Sciences & Educational Studies, 9(3), 348-359.
Budiani, S., Sudarmin, S., & Syamwil, R. (2017). Evaluasi implementasi kurikulum 2013 di sekolah pelaksana mandiri. Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology, 6(1), 45-57.
Carayannis, E. G., & Morawska-Jancelewicz, J. (2022). The futures of Europe: Society 5.0 and industry 5.0 as driving forces of future universities. Journal of the Knowledge Economy, 13(4), 3445-3471.
Cinelli, M., Kadziński, M., Gonzalez, M., & Słowiński, R. (2020). How to support the application of multiple criteria decision analysis? Let us start with a comprehensive taxonomy. Omega, 96, 1-22.
Ekawati, E. Y., & Iriani, A. (2020). Evaluasi discrepancy program parenting class dalam rangka meningkatkan hubungan masyarakat. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 117-126.
Fitriani, D., Rindiani, A., Zaqiah, Q. Y., & Erihadiana, M. (2022). Inovasi kurikulum: Konsep, karakteristik, dan implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Jurnal Dirosah Islamiyah, 4(2), 268-282.
Hadiapurwa, A., Riani, P., Yulianti, M. F., & Yuningsih, E. K. (2021). Implementasi merdeka belajar untuk membekali kompetensi generasi muda dalam menghadapi era society 5.0. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 115-129.
Hodgetts, D. J., & Stolte, O. M. E. (2012). Case-based research in community and social psychology: Introduction to the special issue. Journal of Community & Applied Social Psychology, 22, 379–389.
Iman, A. (2018). Kurikulum sebagai pedoman program dan proses pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 1(1), 17-24.
Kaffenberger, M. (2021). Modelling the long-run learning impact of the COVID-19 learning shock: Actions to (more than) mitigate loss. International Journal of Educational Development, 81, 1-8.
Kartiko, I., & Mampouw, H. (2021). Pengembangan e-modul berbasis aplikasi android pada materi perbandingan berbalik nilai. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1700-1710.
Kurniawati, E. W. (2021). Evaluasi program pendidikan perspektif model CIPP (Context, Input, Process, Product). Ghaitsa: Islamic Education Journal, 2(1), 19-25.
Kusuma, A. S., Ratnaya, I. G., Candiasa, I. M. (2022). Evaluasi pembelajaran hybrid pada institusi pendidikan Instiki dengan discrepancy evaluation model. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(2), 213–223.
Li, F., Jin, T., Edirisingha, P., & Zhang, X. (2021). School-aged students’ sustainable online learning engagement during COVID-19: Community of inquiry in a Chinese secondary education context. Sustainability, 13(18), 10147.
Lukitasari, S. W., Sulasmono, B. S., & Iriani, A. (2017). Evaluasi implementasi kebijakan pendidikan inklusi. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 121-134.
Luneto, B., & Abas, A. K. H. (2020). Kinerja konseling dalam budaya pendidikan karakter kedisiplinan: Evaluasi model program discrepancy pada pondok pesantren Darul Ma’rifat Kediri. Al-Minhaj: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 1-15.
Magdalena, I., Ridwanita, A., & Aulia, B. (2020). Evaluasi belajar peserta didik. Pandawa, 2(1), 117-127.
Mubarak, R. (2013). Pengembangan kurikulum sekolah dasar. Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 5(2), 25-48.
Mustafa, P. S. (2021). Model discrepancy sebagai evaluasi program pendidikan. Palapa, 9(1), 182-198.
Nurhayati, L., & Suprapto, S. (2020). Evaluasi program pendidikan kesetaraan paket A bagi anak putus sekolah di Kabupaten Gorontalo. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 9(2), 168-175.
Peters, M. D., Godfrey, C., McInerney, P., Khalil, H., Larsen, P., Marnie, C., ... & Munn, Z. (2022). Best practice guidance and reporting items for the development of scoping review protocols. JBI evidence synthesis, 20(4), 953-968.
Prihatsanti, U., Suryanto, S., & Hendriani, W. (2018). Menggunakan studi kasus sebagai metode ilmiah dalam psikologi. Buletin Psikologi, 26(2), 126-136.
Salabi, A. S. (2020). Efektivitas dalam implementasi kurikulum sekolah. Education Achievement: Journal of Science and Research, 1(1), 1-13.
Saputra, W. N. E. (2015). Evaluasi program konseling di SMP Kota Malang: Discrepancy model. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 1(2), 180-187.
Suardipa, I. P., & Primayana, K. H. (2020). Peran desain evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 4(2), 88-100.
Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29-39.
Valladares, L. (2021). Scientific literacy and social transformation: Critical perspectives about science participation and emancipation. Science & Education, 30(3), 557-587.
Vo, T. K. A. (2018). Evaluation models in educational program: Strengths and weaknesses. VNU Journal of Foreign Studies, 34(2), 140-150.
Winaryati, E., & Hidayat, M. T. (2020). Conceptual framework of evaluation model on 4 C'S-based learning supervision. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 19(8), 173-193.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Rika Yustikarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

