Family and child education: implications of curriculum development for young families
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v5i1.89946Keywords:
curriculum adaptation, curriculum development, digital era, parenting strategiesAbstract
The rapid development of digital technology has transformed the educational landscape within families, necessitating parenting adaptations that account for children's characteristics as digital natives. This study aims to analyze the strategies employed by young families to educate children in the digital era and to examine their implications for the development of the elementary education curriculum. This research was conducted in response to the urgent need to mitigate digital risks, such as gadget addiction and reduced social interaction, given the lack of strong integration between home parenting practices and formal school curricula. The research employed a descriptive qualitative method with purposive sampling, in which data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, and then analyzed thematically. The research findings reveal four dominant strategy patterns: time regulation, content supervision, dialogical communication, and supplementary approaches. Dialogical communication proved to be the most effective in building children's intrinsic awareness, while content supervision supported the educational function of gadgets. These results imply the need to integrate parenting strategies into the elementary school curriculum to create an adaptive educational synergy.
Abstrak
Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan dalam keluarga, menuntut adaptasi pola asuh yang relevan dengan karakteristik anak sebagai digital natives. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi keluarga muda dalam mendidik anak di era digital serta merumuskan implikasinya bagi pengembangan kurikulum pendidikan dasar. Penelitian ini dilaksanakan atas dasar urgensi untuk memitigasi risiko digital seperti kecanduan gawai dan degradasi interaksi sosial, mengingat belum adanya integrasi yang kuat antara praktik pengasuhan di rumah dengan kurikulum formal di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposif sampling, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan penelitian mengungkap empat pola strategi dominan: pengaturan waktu, pendampingan konten, komunikasi dialogis, dan strategi pendekatan tambahan. Komunikasi dialogis terbukti paling efektif dalam membangun kesadaran intrinsik anak, sementara pendampingan konten mendukung fungsi edukasi gawai. Hasil ini mengimplikasikan perlunya integrasi strategi pengasuhan ke dalam kurikulum sekolah dasar untuk menciptakan sinergi pendidikan yang adaptif.
Kata Kunci: adaptasi kurikulum; era digital; pengembangan kurikulum; strategi pengasuhan
References
Ahyar, A., & Herlambang, Y. T. (2025). Strengthening pedagogical competence of elementary teachers in the digital era. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(1), 909-924.
Dewi, R. Z., & Sunarni, S. (2024). Peran literasi digital dalam implementasi kurikulum merdeka: Adaptasi dan transformasi di era digital. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 4(1), 9-14.
Fadilah, A. D., Adinda, N. T., & Rahman, I. F. (2024). Mewujudkan pendidikan inklusif dan berkelanjutan dengan literasi digital: peran teknologi di era SDGs 2030. Merdeka: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 114-121.
Fajar, D. P., Mulyana, D., Dida, S., & Raksanagara, A. (2025). Parental digital illiteracy and communication paradox in children’s video game practices: case study from Malang City, Indonesia. Societies, 15(11), 1-21.
Fauziaturrohmah, Y., Romadona, N. F., & Rachmawati, Y. (2025). Strategi pengasuhan digital anak usia dini berbasis kearifan lokal. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1628-1640.
Hadianti, H. N., Lestari, T. K., & Rachman, I. F. (2024). Pengembangan kurikulum berbasis literasi digital implementasi dan dampaknya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Jurnal Indopedia (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 2(1), 357-365.
Hermawan, D., & Kudus, W. A. (2021). Peran orang tua dalam mencegah anak kecanduan bermain game online di era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(5), 778-789.
Huda, A., & Muhadi, M. (2024). Pendampingan remaja di Desa Karang Kemiri Kecamatan Belitang dalam penggunaan gadget: membangun kesadaran dan tanggung jawab digital. JePKM (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 5(2), 50-64.
Idhartono, A. R. (2022). Literasi digital pada kurikulum merdeka belajar bagi anak tunagrahita. Devosi: Jurnal Teknologi Pembelajaran, 12(2), 91-96.
Iriyani, S. A., & Lestari, D. P. (2023). Literasi digital sebagai upaya membangun karakter masyarakat digital. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 8(3), 167-172.
Izzah, F. U., Sari, T. M., Saputra, I. W., & Afandi, M. (2024). Analisis dampak game online pada interaksi sosial peserta didik sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Research and Development Student, 2(2), 171-179.
Kakon, S. H., Soron, T. R., Hossain, M. S., Haque, R., & Tofail, F. (2025). supervised and unsupervised screen time and its association with physical, mental, and social health of school-going children in Dhaka, Bangladesh: Cross-Sectional Study. JMIR Pediatrics and Parenting, 8(1), 1-12.
Kamali, M., & Nawawi, N. (2023). Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam. Jisip (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 7(1), 417-420.
Lee, D., & Lee, B. (2025). From control to connection: a child-centred user experience approach to promoting digital self-regulation in preschool-aged children. Applied Sciences, 15(14), 1-28.
Lestari, H., Wahyudi, W., & Suhartono, S. (2023). Pengembangan modul parenting dalam pembelajaran membaca permulaan di kelas I sekolah dasar. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(1), 1-8.
Mahmuda, M., Syahputri, L., Puspita, A., & Wiguna, S. (2024). Optimalisasi peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Aspirasi: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 2(2), 189-200.
Mayasari, L., Wijaya, A., Wicaksono, A. K., Amatullah, A. A., & Indra, G. B. (2025). Transformasi pembelajaran bahasa Inggris menggunakan platform digital di MI Muhammadiyah 28 Surabaya. Room of Civil Society Development, 4(6), 989-998.
Meilasari, D., & Diana, R. R. (2022). Peran orang tua dalam mengembangkan literasi pada anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(1), 41-55.
Meyanti, I. G. A. S., & Lasmawan, I. W. (2023). Tuntutan digital literasi pada kurikulum pendidikan IPS. Media Komunikasi FPIPS, 22(2), 115-122.
Oktaviani, R., Elan, E., & Aprily, N. M. (2023). Upaya orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 214-221.
Qu, F., He, S., Yu, F., & Gu, C. (2025). The impact of electronic device use on learning quality in young children: the mediating role of executive function and the moderating role of parental mediation. Frontiers in Public Health, 13(1), 1-9.
Rawanita, M., & Mardhiah, A. (2024). Strategi orang tua dalam mengelola penggunaan gadget anak usia dini di Gampong Tanjung Deah Darussalam. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3), 274-294.
Saputri, I., Rafifah, S. I., & Chanifudin, C. (2024). Pentingnya kolaborasi orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter anak. Hemat: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation, 1(2), 782-790.
Sari, I., & Gumiandari, S. (2022). Implementasi kurikulum merdeka belajar pasca pembelajaran daring. Journal of Education and Culture, 2(3), 1-11.
Scarano, G., & Martiniello, L. (2025). Mentoring and key competences: a model for inclusion and prevention of functional illiteracy. Lifelong Lifewide Learning, 23(46), 85-93.
Sembiring, S. (2024). Parental digital literacy: protecting children from online risks. Jurnal TeIKa, 14(2), 211-223.
Sulastika, P., Tinenti, H. G., Steven, L., Korina, K., & Kabosu, E. V. (2024). Tantangan orang tua dalam mendidik anak di era digital menurut Amoris Laetitia. Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan), 6(2), 1-17.
Untari, D. T., Satria, B., Prasojo, P., Khasanah, F. N., & Sukreni, T. (2025). Keluarga digital cerdas: kolaborasi orang tua dan sekolah dalam literasi digital anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1345-1352.
Wanda, E. M. (2023). Pengaruh literasi digital pada generasi Z terhadap pergaulan sosial di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal Sosial Teknologi, 3(2), 1035-1042.
Wibowo, N. O., & Syafrida, N. F. (2023). Literasi digital orang tua siswa sekolah dasar (studi deskriptif kualitatif pada orang tua siswa sekolah dasar di Kota Surabaya dalam mengontrol penggunaan smartphone). JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 4859-4864.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devina Margaretha Febrianti, Ahmad Ridwan, Agus Machfud Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

