Analysis of augmented reality learning photosynthesis to reduce elementary school students' misconceptions
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v5i2.205Keywords:
augmented reality, learning media, misconceptions, science studiesAbstract
Science learning, particularly on photosynthesis, in elementary schools still faces misconceptions due to the material's abstract nature and limited opportunities for direct observation. This study aims to analyze the learning process, the use of instructional media, student misconceptions, and the need for Augmented Reality (AR)-based media. A qualitative approach was employed through interviews, and data were analyzed using indicators of the learning process, media use, misconceptions, and learning needs. The findings show that teachers have implemented learning in accordance with lesson plans, using a scientific approach supported by images, posters, videos, teaching aids, and hands-on activities, thereby enhancing student participation and learning outcomes. However, misconceptions persist, particularly regarding the process and timing of photosynthesis. Teachers reported that conventional media are insufficient to explain abstract concepts effectively. All respondents emphasized the importance of AR-based media for visualizing photosynthesis in a concrete, interactive way. Therefore, implementing Assemblr Edu as an AR learning medium has the potential to enhance conceptual understanding in elementary schools.
Abstrak
Pembelajaran IPA utamanya pada materi fotosintesis yang dipelajari di sekolah dasar masih menghadapi miskonsepsi. Hal tersebut terjadi karena materinya yang abstrak dan minimnya kegiatan pengamatan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran, penggunaan media, miskonsepsi murid, serta kebutuhan media berbasis Augmented Reality (AR). Pendekatan kualitatif dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan analisis data berdasarkan indikator proses pembelajaran, penggunaan media, miskonsepsi, dan kebutuhan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai RPP dengan pendekatan saintifik menggunakan media gambar, poster, video, alat peraga, dan praktik langsung yang mampu meningkatkan partisipasi serta hasil belajar murid. Namun, miskonsepsi masih terjadi, terutama terkait proses dan waktu fotosintesis. Guru menyatakan bahwa media konvensional belum mampu menjelaskan konsep abstrak secara optimal. Seluruh responden menekankan pentingnya media AR untuk memvisualisasikan proses fotosintesis secara konkret dan interaktif. Oleh karena itu, penggunaan media AR berbasis Assemblr Edu dapat digunakan untuk dalam memberikan pemahaman konsep pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Kata Kunci: augmented reality; media pembelajaran; miskonsepsi; pembelajaran IPA
References
Alfitriani, N., Maula, W. A., & Hadiapurwa, A. (2021). Penggunaan media augmented reality dalam pembelajaran mengenal bentuk rupa bumi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 38(1), 30-38.
Bara, Y. P., Gasong, D., & Linggih, I. K. (2025). Pengaruh media pembelajaran augmented reality terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran IPA di SMP Kristen Sangalla’. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 1431-1441.
Billa, Y. S., & Restian, A. (2026). Development of augmented reality-based scansmart card media to improve elementary students’ understanding of photosynthesis in support of SDG 4 (quality education). Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 12(1), 797-805.
Fridatama, F., Triyanto, T., & Wulandari, A. N. (2021). Analisis miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal Matematika pada pokok bahasan persamaan garis singgung lingkaran di Sma Negeri 2 Karanganyar tahun ajaran 2019/2020. Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Solusi, 5(5), 201-210.
Ili, L., & Ashari, I. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif matematika pada materi bangun ruang. Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(2), 142-149.
Juhji, J. (2017). Upaya mengatasi miskonsepsi siswa pada materi sistem saraf melalui penggunaan peta konsep. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 7(1), 33-39.
Khaira, A. U., Hermita, N., & Alim, J. A. (2025). Efektivitas media pembelajaran augmented reality Assemblr Edu pada pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SD kelas V. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(1), 144-155.
Limbong, M., Fahmi, F., & Khairiah, R. (2022). Sumber belajar berbasis media pembelajaran interaktif di sekolah. Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(1), 27-35.
Lubis, N., Mutiara, M., Asriani, D., & Saftina, S. (2023). Pentingnya peranan IPA dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Adam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 119-123.
Mariyadi, M. & WA, I. R. (2023). Analisis miskonsepsi peserta didik kelas VI sekolah dasar pada pembelajaran IPA materi gaya gravitasi. Lensa (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 77-85.
Mukhlisa, N. (2021). Miskonsepsi pada peserta didik. Speed Journal: Journal of Special Education, 4(2), 123-133.
Munawir, M., Rofiqoh, A., & Khairani, I. (2024). Peran media interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 9(1), 63-71.
Nugraheny, D. C., Dwiprabowo, R., Rahmad, I. N., & Widyaningsih, S. (2024). Analisis kesulitan belajar siswa dalam pemahaman konsep pembelaran IPA bagian–bagian tumbuhan di SD Perwira VII kelas 4. Sipendas: Jurnal Kreasi dan Inovasi Pendidikan Dasar, 1(1), 48-60.
Pratama, F. A., Siahaan, J., & Listantia, N. (2025). Development of Augmented Reality (AR)-based learning media assisted by the assemblr edu application for molecular shape materials. Chemistry Education Practice, 8(2), 407-419.
Putri, A. R. (2025). Miskonsepsi siswa mengenai stomata dan fungsinya dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(3), 240-249.
Rahmawati, R., & Widiati, I. S. (2024). Perancangan video pembelajaran animasi 2d mata pelajaran IPA proses fotosintesis di Sekolah Dasar Negeri 04 Sukoharjo. Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika, 2(5), 104-118.
Rejeki, W. T. A., Ibrahim, Y., & Nurfaidah, S. S. (2025). Pengaruh model problem based learning berbantuan aplikasi Assemblr Edu untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 11(2), 193-208.
Rohmah, M., Priyono, S., & Sari, R. S. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab miskonsepsi peserta didik SMA. Utility: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi, 7(1), 39-47.
Samosir, A. R., & Manalu, K. (2025). Augmented reality media Assemblr Edu in Biology learning of the excretory system to increase student learning interest. Inovasi Kurikulum, 22(3), 1757-1770.
Saputri, A., Prayogo, M. S., & Ni’mah, F. (2025). Pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis pada tanaman bayam (Amaranthus Sp.). Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 2(2), 1-13.
Satuti, R., & Atmojo, I. R. W. (2025). Mengatasi miskonsepsi dalam pembelajaran IPA: tantangan dan strategi untuk peningkatan pemahaman sains di sekolah dasar pada materi iklim dan perubahan. Elementary School, 12(1), 150-161.
Sekarani, F., & Abdullah, K. (2025). Effect of Assemblr Edu on fifth graders’ learning outcomes in the respiratory system. Inovasi Kurikulum, 22(3), 1635-1646.
Setiawan, D., Cahyono, E., & Kurniawan, C. (2017). Identifikasi dan analisis miskonsepsi pada materi ikatan kimia menggunakan instrumen tes diagnostik three-tier. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 197-204.
Suyatman, S. (2021). Menyelidiki energi pada fotosintesis tumbuhan. Inkuiri: Jurnal Pendidikan IPA, 9(2), 125-131.
Woldeamanuel, Y. W., Abate, N. T., & Berhane, D. E. (2020). Effectiveness of concept mapping based teaching methods on grade eight students' conceptual understanding of photosynthesis at Ewket Fana Primary School, Bahir Dar, Ethiopia. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 16(12).
Woromurt, T. A. G., & Sriyanto, S. (2025). Pemanfaatan augmented reality dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 44-54.
Yuliana, I. (2023). Kajian literatur: miskonsepsi dan metode identifikasinya. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 13(1), 267-275.
Yusup, A. H., Azizah, A., Rejeki, E. S., Silviani, M., Mujahidin, E., & Hartono, R. (2023). Literature review: peran media pembelajaran berbasis augmented reality dalam media sosial. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 3(5), 1-13.
Zaid, M., Razak, F., & Alam, A. A. F. (2022). Keefektifan media pembelajaran augmented reality berbasis STEAM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu: Pelita, 2(2), 59-68.
Zannah, H., Evie, R., Sudarti, S., & Trapsilo, P. (2023). Peran cahaya matahari dalam proses fotosintesis tumbuhan. Cermin: Jurnal Penelitian, 7(1), 204-214.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desma Dzuriansyah, Moh Salimi, Suhartono, Kartika Chrysti Suryandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

