Implementation of mental health-based Pancasila Education learning model for bullying prevention
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v5i1.93993Keywords:
bullying prevention, learning model, mental health, Pancasila EducationAbstract
The implementation of Pancasila Education in schools has largely focused on theoretical instruction, with limited integration of mental health perspectives. As a result, teachers often have insufficient understanding of mental health concepts, while students experience various mental health challenges. This study aims to describe and develop an effective mental health–based model for implementing Pancasila Education to prevent bullying. Using an exploratory qualitative approach with a multiple-case study design, the research was conducted in six senior and vocational high schools in Yogyakarta. Data were collected through interviews, observations, and document analysis and were validated through triangulation of methods and data sources. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that the implementation model comprises four key stages: establishing learning identity, identifying learning problems, formulating learning objectives, and implementing learning activities. Teachers function as facilitators who create safe and supportive learning environments, while students actively develop social and emotional awareness. This model positions schools as inclusive learning ecosystems that support character development and bullying prevention.
Abstrak
Implementasi Pendidikan Pancasila di sekolah masih cenderung menekankan penyampaian materi teoretis, dengan integrasi perspektif kesehatan mental yang relatif terbatas. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya pemahaman guru terhadap konsep kesehatan mental, sementara murid menghadapi berbagai permasalahan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengembangkan model implementasi Pendidikan Pancasila berbasis kesehatan mental yang efektif dalam pencegahan perundungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain studi kasus jamak yang dilaksanakan di enam sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, serta divalidasi melalui triangulasi metode dan sumber. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis kualitatif interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model implementasi terdiri atas empat tahapan utama, yaitu pembentukan identitas pembelajaran, identifikasi permasalahan pembelajaran, perumusan tujuan pembelajaran, dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif, sementara murid terlibat aktif dalam penguatan kesadaran sosial dan emosional, sehingga sekolah berfungsi sebagai ekosistem pembelajaran yang inklusif dalam pencegahan perundungan.
Kata Kunci: kesehatan mental; model pembelajaran; pencegahan perundungan; Pendidikan Pancasila
References
Albina, M., & Pratama, K. B. (2025). Peran tujuan pembelajaran dalam perencanaan pembelajaran: dasar untuk pembelajaran yang efektif. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 55-61.
Arias-Gundín, O., & Llamazares, G. A. (2021). Efficacy of the RTI model in the treatment of reading learning disabilities. Education Sciences, 11(5), 209, 1-25.
Bowo, A. N. A., Nugroho, T., Wahono, J., Restin, O., & Esawati, A. (2024). Muatan materi pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan kesehatan mental peserta didik dan implementasinya dalam pembelajaran. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(2), 413-426.
Bowo, A. N. A., Wahono, J., & Paiman, P. (2024). Pancasila Education curriculum planning model in senior high school. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 4(4), 248-257.
Bowo, A. N. A., Wahono, J., Paiman, P., & Esawati, A. (2025). Model pengorganisasian kurikulum pendidikan Pancasila jenjang sekolah menengah atas Provinsi Jawa Tengah. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 23(2), 171-185.
Bustomi, A. A., Khosiah, N., & Fathurrohman, A. (2025). Developing Pancasila learning strategies through culture-based interactive media in elementary schools. Assyfa Learning Journal, 3(1), 43-56.
Chaula, E., Kasumba, F. O., & Mmbaga, J. S. (2025). Evaluation of the impact of lesson plan implementation on pupils’ learning outcomes in Iringa Municipality Public Primary Schools. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 9(10), 1830-1841.
Gaffney, H., Ttofi, M. M., & Farrington, D. P. (2021). Effectiveness of school‐based programs to reduce bullying perpetration and victimization: an updated systematic review and meta‐analysis. Campbell Systematic Reviews, 17(2), 1-102.
Gautam, S., Jain, A., Chaudhary, J., Gautam, M., Gaur, M., & Grover, S. (2024). Concept of mental health and mental well-being, it's determinants and coping strategies. Indian Journal of Psychiatry, 66(2), 231-244.
Halim, A. (2024). Efektivitas asesmen sumatif dalam pengukuran capaian pembelajaran peseta didik Kelas IV MIN 19 Bireuen. Journal of Comprehensive Science (JCS), 3(6), 2072-2081.
Husnunnadia, R., & Slam, Z. (2024). Pencegahan bullying di sekolah: mengimplementasikan pendidikan dan kewarganegaraan untuk penguatan hak dan kewajiban anak. JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan), 9(1), 28-42.
Isnawan, F. (2025). Pencegahan cyberbullying melalui pendidikan karakter dan pendidikan hukum bagi siswa sekolah. Jurnal Civic Hukum, 10(1), 24-38.
Khan, S., Siraj, D., & Ilyas, Z. (2024). Effect of lesson planning on academic performance: evidence from the elementary level classroom. Pakistan Social Sciences Review, 8(1), 169-177.
Kołodziejczyk, J., Kołodziejczyk, J., & Walczak, B. (2025). An evaluation of social and emotional learning-based program for kindergarten and primary schools in Poland. Scientific Reports, 15(1), 1-10.
Ma, J., & Niu, X. (2025). How teachers’ social-emotional competence affects bullying in rural schools: the chain mediating effect of students’ social-emotional competence and classmate relationship. Frontiers in Psychology, 16(1), 1-11.
Mahajan, M., & Singh, M. K. S. (2017). Importance and benefits of learning outcomes. IOSR Journal of Humanities and Social Science, 22(3), 65-67.
Meng, S. (2023). Enhancing teaching and learning: aligning instructional practices with education quality standards. Research and Advances in Education, 2(7), 17-31.
Moreno, A. G., & Jurado, M. D. M. M. (2024). Intervention programs for the prevention of bullying and the promotion of prosocial behaviors in adolescence: a systematic review. Social Sciences & Humanities Open, 10(1), 1-10.
Mulyatno, A. D., Triwinarso, A., & Nugroho, T. (2023). Pendidikan Pancasila bagi penguatan kebangsaan terhadap dampak globalisasi. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 2(2), 189-200.
Nasra, N., Kusumawati, I., & Paiman, P. (2022). Kinerja guru PPKn dalam meningkatkan nasionalisme siswa (studi kasus pelaksanaan mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 3 Bau-bau). Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(1), 11-20.
Noboru, T., Amalia, E., Hernandez, P. M. R., Nurbaiti, L., Affarah, W. S., Nonaka, D., ... & Kobayashi, J. (2021). School‐based education to prevent bullying in high schools in Indonesia. Pediatrics International, 63(4), 459-468.
Nugroho, T., Masruri, S., & Arifi, A. (2022). Religious tolerance education in Al Mukmin Islamic Boarding School of Ngruki. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 27(1), 67-83.
Nurhayati, L., Supriadi, U., Jenuri, J., & Karim, A. (2025). Integrating digital citizenship and religious moderation in open and distance education: a holistic approach to character development in Indonesia. Asian Association of Open Universities Journal, 20(3), 261-276.
Oeschger, T. P., Makarova, E., Raman, E., Hayes, B., & Döring, A. K. (2024). The interplay between teachers’ value-related educational goals and their value-related school climate over time. European Journal of Psychology of Education, 39(4), 3633-3660.
Purba, N., Manik, A., Harahap, N., & Natser, R. (2024). Maraknya bullying yang terjadi di sekolah dasar. Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 107-118.
Puspitasari, P. (2023). Mengembangkan kesadaran diri pada siswa untuk mencegah tindak perundungan di sekolah dasar. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 4(1), 16-22.
Rino, R., Bowo, A. N. A., & Wahono, J. (2022). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menanggulangi kenakalan siswa SMP Bina Jaya Banguntapan Bantul. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(1), 1-10.
Rueda, P., García-Bacete, A., & Márquez, R. (2021). The role of emotional intelligence in adolescent bullying: a systematic review. Psicología Educativa, 27(1), 1-10.
Sabetra, F., & Aziz, I. (2021). The component of lesson plan on classroom management. International Journal of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 1(3), 206-211.
Salmivalli, C., Laninga‐Wijnen, L., Malamut, S. T., & Garandeau, C. F. (2021). Bullying prevention in adolescence: solutions and new challenges from the past decade. Journal of Research on Adolescence, 31(4), 1023-1046.
Saputri, R. K., Pitaloka, R. I. K., Nadhiffa, P. A. N., & Wardani, K. K. (2023). Edukasi pencegahan bullying dan kesehatan mental bagi remaja Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ, 10(1), 44-49.
Sari, N., & Devra, D. D. (2024). Peran Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) dalam mengatasi kasus bullying pada peserta didik. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 82-87.
Tong, P., & An, I. S. (2024). Review of studies applying Bronfenbrenner's bioecological theory in international and intercultural education research. Frontiers in Psychology, 14(1), 1-17.
Vigo, D. V., Kazdin, A. E., Sampson, N. A., Hwang, I., Alonso, J., Andrade, L. H., ... & Kessler, R. C. (2022). Determinants of effective treatment coverage for major depressive disorder in the WHO World Mental Health Surveys. International Journal of Mental Health Systems, 16(1), 1-13.
Yang, C., Chan, M. K., & Ma, T. L. (2020). School-wide Social Emotional Learning (SEL) and bullying victimization: moderating role of school climate in elementary, middle, and high schools. Journal of School Psychology, 82(1), 49-69.
Yunita, V., & Afriani, T. (2025). Examining the aspects of curriculum objectives: the key to educational success. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(3), 799-805.
Zulyusri, Z., Elfira, I., Lufri, L., & Santosa, T. A. (2023). Literature study: utilization of the PjBL model in science education to improve creativity and critical thinking skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(1), 133-143.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paiman, Joko Wahono, Ahmad Nasir Ari Bowo, Luqman Novianto, Oktavia Kurnia Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

