Empowering the family welfare movement for domestic violence prevention in Campaka Village Purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.17509/dedicated.v4i1.672Keywords:
domestic violence, family welfare movement, PKK, psychoeducationAbstract
Community service in Campaka Village, Purwakarta Regency, focused on empowering cadres of the Family Empowerment and Welfare Movement Team (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga/TP PKK) to prevent domestic violence, strengthen family resilience, and protect children. Domestic violence remains a social issue that can be influenced by a lack of knowledge, fear, economic dependence, power relations, a culture of silence, and limited access to perceived safe support. The method used was a quasi-experimental one-group pretest-posttest design through a community-based psychoeducational intervention. The activity involved 40 TP PKK cadres, with 33 participants completing the pre-test and post-test questionnaires. The activity covered an introduction to domestic violence, family resilience, and child-friendly villages. The results showed an increase in cadre knowledge, as indicated by a higher percentage of cadres in the high category. This activity also included counseling for children and families who are victims of sexual abuse. For future village programs and community service teams, it is recommended to continue implementing ongoing education, mentoring cadres, and strengthening community-based referral networks.
Abstrak
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Campaka, Kabupaten Purwakarta berfokus pada pemberdayaan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), penguatan ketahanan keluarga, dan perlindungan anak. Permasalahan KDRT masih menjadi persoalan sosial yang dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, rasa takut, ketergantungan ekonomi, relasi kuasa, budaya diam, serta akses yang terbatas untuk mendapatkan dukungan yang dirasa aman. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest melalui intervensi psikoedukasi berbasis komunitas. Peserta kegiatan berjumlah 40 kader TP PKK, dengan 33 peserta yang mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Materi kegiatan meliputi pengenalan KDRT, ketahanan keluarga, dan desa ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader, ditandai dengan meningkatnya persentase kader dengan pengetahuan dalam kategori tinggi. Kegiatan ini juga mencakup konseling bagi anak dan keluarga korban pelecehan seksual. Untuk program desa dan tim PkM di masa yang akan datang, disarankan untuk tetap melaksanakan edukasi berkelanjutan, pendampingan kader, serta penguatan jejaring rujukan berbasis komunitas.
Kata Kunci: kekerasan dalam rumah tangga; pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga; PKK; psikoedukasi.
References
Adenisatrawan, A., & Lilianti, L. (2025). Penyuluhan hukum tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan upaya perlindungannya. Lentera Pengabdian, 3(3), 343-348.
Agde, Z. D., Tirore, L. L., Abdissa, H. G., Abageda, M., Agafari, G. B., Magnus, J. H., Assefa, N., & Wordofa, M. A. (2026). Effectiveness of community-based health education intervention on knowledge, attitudes, and controlling behaviors related to intimate partner violence in Hadiya Zone, Central Ethiopia: a cluster randomized controlled trial. BMC Women’s Health, 1(1), 1-10.
Agustin, D., & Suratmi, T. (2026). A pemberdayaan kader PKK melalui edukasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak: Edukasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 8(1), 87-92.
Alsina, E, Browne, J L, Gielkens, D, Noorman, M A J & de Wit, J B F. (2024). Interventions to prevent intimate partner violence: a systematic review and meta-analysis. Violence Against Women, 30(3-4), 953-980.
Asih, E. R., & Arsil, Y. (2022). Pemberdayaan kader PKK untuk pencapaian gizi seimbang. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 214-221.
Basel, W. C. P., Dewi, F. I. R., & Sahrani, R. (2025). Psiko-edukasi pencegahan kekerasan siber remaja perempuan dalam bermedia sosial. Jurnal Serina Abdimas, 3(1), 21-27.
Bauer, F., Dlamini, N., & Coutinho, M. (2026). Prioritizing barriers to help-seeking for intimate partner violence. Psychology of Woman Journal, 7(1), 1-11.
Bird, K. S., Stokes, N., Rivas, C., Tomlinson, M., Delve, M., Gordon, L., Gregory, A., Lawrence, K., & O’Reilly, N. (2024). Training informal supporters to improve responses to victim-survivors of domestic violence and abuse: A systematic review. Trauma, Violence, and Abuse, 25(2), 1568-1584.
Elanda, Y., & Putri, R. Y. (2024). Optimalisasi peran Kader PKK dalam penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di Desa Petikan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Kabupaten Gresik. Berdaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 21-29.
Eriksson, M., Sundberg, L. R., Santosa, A., Lindgren, H., Ng, N., & Lindvall, K. (2025). Health behavioural change - the influence of social-ecological factors and health identity. International Journal of Qualitative Studies on Health and Well-Being, 20(1), 1-16.
Hamzah, A., Hatimah, I., Saepudin, A., Pramudia, J. R., & Masingboon, K. (2024). Eksplorasi pengetahuan keluarga sebagai dasar melakukan pembelajaran partisipatif dalam pelayanan homecare kepada pasien paska stroke. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(1), 186-196.
Hanjani, V. P., Suyanto, S., & Purwanti, T. (2023). Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Semarang dalam rangka mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 5 tentang Kesetaraan Gender. Harmoni: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 77-81.
Heise, L. L. (1998). Violence against women: an integrated, ecological framework. Violence against Women, 4(3), 262-290.
Hermosilla, S., Forthal, S., Sadowska, K., Magill, E. B., Watson, P., & Pike, K. M. (2023). We need to build the evidence: a systematic review of psychological first aid on mental health and well-being. Journal of Traumatic Stress, 36(1), 5-16.
Jurkowski, J. M., Perry, J. M., Anselma, M., Beckerman-Hsu, J., Aftosmes-Tobio, A., & Davison, K. K. (2025). Leveraging Psychological empowerment in community-based participatory research: A case study. Journal of Participatory Research Methods, 6(3), 1-19.
Khonitatillah, N. A. (2024). Peningkatan kapasitas kader PKK melalui program pelatihan: Menuju organisasi yang lebih efektif. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 38-40.
Leight, J., Cullen, C., Ranganathan, M., & Yakubovich, A. (2023). Effectiveness of community mobilisation and group-based interventions for preventing intimate partner violence against women in low-and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. Journal of Global Health, 13(1), 1-15.
McLeroy, K. R., Bibeau, D., Steckler, A., & Glanz, K. (1988). An ecological perspective on health promotion programs. Health Education Quarterly, 15(4), 351-377.
Messman, E., Scott, B., Smith-Darden, J., Cortina, K., Thulin, E., Zimmerman, M., & Kernsmith, P. (2022). Psychological empowerment as a route for positive adjustment during adolescence. Journal of Applied Developmental Psychology, 83(1), 1-22.
Noordink, T., Verharen, L., Schalk, R., & Van Regenmortel, T. (2024). A conceptual exploration of psychological empowerment with older people. A tailored concept mapping approach. Journal of Gerontological Social Work, 67(8), 1153-1173.
Putri, F. (2025). Persepsi wanita tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT): Women's perceptions about Domestic Violence (KDRT). Jurnal Ilmiah Pamenang, 7(1), 90-95.
Reyal, H. P., Perera, M. N., & Guruge, G. N. D. (2024). Effectiveness of a community-based participatory health promotion intervention to address knowledge, attitudes and practices related to intimate partner violence: A quasi-experimental study. BMC Public Health, 24(1), 1-12.
Saputro, E. (2025). Efektivitas strategi pendampingan pekerja sosial dalam menghadapi krisis keluarga. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(2), 145-168.
Separen, S., HZ, E. D., Rasudin, N., Erdiansyah, E., Artina, D., & Haryono, D. (2025). Penguatan peran kader PKK dalam pencegahan kekerasan rumah tangga. Smart Humanity: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 23-33.
Sheppard, L., Alsubhi, M., Brown, V., Le, H., Robinson, K., & Moodie, M. (2024). What interventions are cost effective in reducing violence against women? A scoping review. Applied Health Economics and Health Policy, 22(3), 283-296.
Stokols, D. (1996). Translating social ecological theory into guidelines for community health promotion. American Journal of Health Promotion, 10(4), 282-298.
Suhadianto, S., & Ananta, A. (2023). Pencegahan kekerasan seksual pada remaja di sekolah menengah pertama melalui pemberian psikoedukasi. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(1), 177-186.
Suharnanik, S., & Sholahudin, U. (2025). Membangun kesadaran dan peran kader pendamping keluarga dalam pencegahan kekerasan rumah tangga di Desa Tejoasri, Lamongan. Berdaya: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(3), 365-376.
Sumaryanti, I. U., Putera, V. S., Permana, R. H., & Suhana, S. (2022). Community based intervention to promote prevention towards children sexual abuse. Proceedings of the 4th Social and Humanities Research Symposium Atlantic Press, 658(1), 1-3.
Sun, C., Liu, J., & Chen, Y. (2024). Impact of empowerment on public participation awareness in community renewal projects: mediating role of trust and community identity. Journal of Asian Architecture and Building Engineering, 24(3), 1-14.
Ullman, C., Amin, A., Bourassa, A., Chandarana, S., Dutra, F., & Ellsberg, M. (2025). Interventions to prevent violence against women and girls globally: A global systematic review of reviews to update the RESPECT women framework. BMJ Public Health, 3(1), 1-12.
Yulianto, M. A., & Asmawati, W. O. (2024). Peran pendamping kasus perempuan korban kekerasan (KDRT) di UPTDPPA Tangerang Selatan. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik, 1(4), 206-228.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diah Zaleha Wyandini, Gemala Nurendah, Sri Maslihah, Muhammad Ariez Mustofa, Ita Juwitaningrum, Engkos Kosasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




