Integrated catering training for PKK women empowerment: Production, presentation, and digital promotion
DOI:
https://doi.org/10.17509/dedicated.v4i1.573Keywords:
catering business, digital marketing, vocational training, women empowermentAbstract
This community service program was conducted to empower women in PKK Dusun Gondanglegi, Sleman, through integrated vocational training in catering. The program aimed to improve participants' competencies in food production, professional presentation, and digital promotion. The primary reason was a gap between participants' actual capacities and competitive catering standards: 25 active PKK members earned an average monthly revenue of under IDR 500,000, served only local orders, and relied entirely on word-of-mouth marketing, with no digital presence. The program applied competency-based training through three sequential stages: cognitive knowledge on catering management, cost calculation, and entrepreneurship; hands-on practice in menu diversification, plating, and packaging; and digital promotional content creation using smartphones. Evaluation applied the Kirkpatrick Model at two levels: Level 1 measured satisfaction via a 5-point Likert scale (mean = 4.25/5.00), and Level 2 assessed competency mastery through written tests and rubric-based assessments. All four groups achieved the "Excellent" (Istimewa) category with scores between 85-93. The program also led to the formation of a pilot catering business unit receiving three initial orders, demonstrating that integrated multi-competency training yields more sustainable empowerment outcomes than single-intervention approaches.
Abstrak
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Dusun Gondanglegi, Sleman, melalui pelatihan vokasional terpadu usaha katering. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam produksi makanan, penyajian profesional, serta promosi digital. Alasan utama dilaksanakannya program ini adalah ditemukannya kesenjangan antara kapasitas aktual peserta dan standar usaha katering yang kompetitif: 25 anggota PKK aktif memperoleh rata-rata pendapatan di bawah Rp500.000 per bulan, hanya melayani pesanan di lingkup dusun, dan sepenuhnya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut tanpa kehadiran digital. Program dilaksanakan menggunakan metode pelatihan berbasis kompetensi melalui tiga tahap: pengetahuan kognitif tentang manajemen katering, perhitungan biaya, dan kewirausahaan; praktik penganekaragaman menu, plating, dan pengemasan; serta pembuatan konten promosi digital menggunakan ponsel pintar. Evaluasi menggunakan Model Kirkpatrick dua level: Level 1 mengukur kepuasan peserta melalui skala Likert 5 poin (rerata 4,25/5,00), dan Level 2 menilai penguasaan kompetensi melalui tes tertulis dan rubrik penilaian praktik. Seluruh kelompok memperoleh kategori "Istimewa" dengan skor 85-93. Program ini juga mendorong terbentuknya satu kelompok usaha katering rintisan yang menerima tiga pesanan awal, membuktikan bahwa pelatihan vokasional terpadu multi-kompetensi menghasilkan dampak pemberdayaan yang lebih signifikan dibandingkan dengan intervensi tunggal.
Kata Kunci: pelatihan vokasional terpadu; pemberdayaan perempuan; promosi digital; usaha catering
References
Aini, V. N. (2022). Pemberdayaan ekonomi ibu PKK dalam pencegahan COVID-19 melalui inovasi pembuatan masker, konektor masker, serta handsanitizer dari bahan alami. Jurnal Abdimas Indonesia, 2(1), 18-28.
Alvianta, F. N., Prabowo, A. A., & Komarudin, A. (2021). Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pemberdayaan keluarga prasejahtera. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 5(3), 137-151.
Azizah, W., Wardani, K. D. K. A., & Putri, D. A. P. A. G. (2022). Peningkatan ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pemasaran dan olahan kerupuk kulit ikan di Kampung Bugis. Jurnal Abdinus: Jurnal Pengabdian Nusantara, 6(3), 806-816.
Fitriani, H., & Ikawati, R. (2025). Analisis kesiapan penerapan sistem jaminan produk halal pada industri catering (studi kasus catering AB). Baitul Maal: Journal of Sharia Economics, 2(1), 1-9.
Hardilawati, W. L. (2020). Strategi bertahan UMKM di tengah pandemi COVID-19. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 10(1), 89-98.
Hidayatulloh, C., Panggabean, H. L., & Noviaty, E. (2021). Analisis strategi bisnis usaha kuliner catering (studi kasus pada Shinta Catering Depok). Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi dan Bisnis, 10(1), 79-93.
Husni, R. (2021). Pemberdayaaan wanita melalui PKK guna meningkatkan kualitas SDM dan perekonomian masyarakat Desa Ngepanrejo Kabupaten Magelang. Gervasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 336-347.
Hutapea, H. P., & br Sembiring, Y. S. (2021). Pemberdayaan ibu-ibu PKK melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer di Kelurahan Bumi Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Bengawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 17-24.
Isroyanti, Y. (2023). Implementasi peraturan gubernur provinsi daerah khusus ibu kota jakarta nomor 22 tahun 2019 tentang gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Swatantra, 21(2), 213-220.
Khoirunnisa, A. (2025). Pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital untuk penguatan kapasitas organisasi BUMDes dalam pengembangan ekonomi lokal di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan. Aksi Nyata: Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan, 2(3), 234-248.
Khonitatillah, N. A. (2024). Peningkatan kapasitas kader PKK melalui program pelatihan: menuju organisasi yang lebih efektif. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 38-40.
Kunadi, E. F., & Wuisan, D. S. (2021). Pengaruh e-service quality dan food quality terhadap customer loyalty pengguna GoFood Indonesia yang dimediasi oleh perceived value dan customer satisfaction. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi), 8(1), 141-162.
Laili, A., Alfandie, A. I. N., Jannah, A. M., Tio, A. J. P., Agustin, D., & Supriyanto, A. (2023). Integrated quality management as an effort to improve the quality of the catering department at SMK Negeri 3 Malang. Journal of Education for Sustainability and Diversity, 2(1), 165-181.
Mahardhika, W. B., & Sunariani, N. N. (2019). Strategi pemasaran produk makanan catering melalui media sosial Instagram. Jurnal Manajemen Bisnis, 16(1), 13-27.
Mamo, Y. A., Sisay, A. M., Gilo, B. Y., Gebreselassie, H. G., & Debisa, M. A. (2021). The role of capacity building program on women socioeconomic empowerment: The case of women entrepreneurs in selected zones in southern Ethiopia. Local Development & Society, 2(1), 22-40.
Mathofani, S., Lestari, D. D., & Diyanah, K. C. (2022). Gambaran higiene dan sanitasi jasa boga di “K” katering Kabupaten Banyuwangi. Media Gizi Kesmas, 11(2), 561-571.
Nuryanto, U. W., & Alayubi, S. (2021). Penerapan e-commerce pada kelompok PKK di Kelurahan Drangong-Kecamatan Taktakan Kota Serang. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 2(2), 30-36.
Pathony, T. (2019). Proses pemberdayaan masyarakat melalui gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kabupaten Subang. International Journal of Demos, 1(2), 262-289.
Riandika, D., & Mulyani, E. (2020). The role of entrepreneurship development for women welfare in rural area. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 21(1), 23-31.
Rusli, R., Muhyi, H. A., & Pada, A. T. (2021). Efektivitas pelatihan berbasis kompetensi ditinjau dari aspek reaksi dan proses pembelajaran (studi pada karyawan Kalla Group, Indonesia). Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 1(3), 109-118.
Saerang, R. T. (2020). Analisis pemanfaatan media sosial dalam peningkatan daya saing UMKM (food & beverage) di Kota Manado. Jurnal EMBA, 8(4), 1172-1181.
Setyaningrum, R. P., Norisanti, N., Fahlevi, M., Aljuaid, M., & Grabowska, S. (2023). Women and entrepreneurship for economic growth in Indonesia. Frontiers in Psychology, 13, 1-11.
Sugito, E., Sanusi, S., & Adly, I. M. (2023). Analisa perancangan strategi pemasaran pada industri kuliner dengan menggunakan metode SWOT dan Blue Ocean. Sigma Teknika, 6(2), 308-321.
Susanti, A. (2026). Pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dalam kewirausahaan keluarga melalui usaha rumahan. Abdi Karya: Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 73-84.
Tangkudung, A. G., Sompie, P. L., & Mahdi, U. (2024). Strategi dan inovasi model bisnis katering dalam meningkatkan daya saing di era pasar digital. Jurnal Syntax Admiration, 5(4), 1144-1153.
Trilisiana, N., Mulyatiningsih, E., Ekawatiningsih, P., & Sunarni, S. (2024). Training on innovative topping development and digital marketing for Yammie Ayam vendors. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 2(2), 229-242.
Tusino, T., Rinawati, A., Wijaya, A., Yuliaputri, A., Aji, E. S., Rahmawati, L., Farid, M., Prakoso, P., Hanifah, R., & Anjelina, R. D. (2023). Penguatan ekonomi masyarakat melalui pelatihan pembuatan buket snack bagi ibu-ibu PKK. Surya Abdimas, 7(3), 422-427.
Widodo, A., Furyanah, A., Widodo, S., Maharani, H., Yulianti, D. M., & Sina, I. (2020). Pemberdayaan ibu rumah tangga untuk menjadi seorang wirausaha, di wilayah RW 09, Kampung Bulak, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan-Banten. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1-12.
Wijaya, A., Rizky, M., Ghaida, R., & Erawan, B. (2023). Digital media management training for more advanced village development in Desa Taringgul Tonggoh, Kec. Wanayasa. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 1(2), 303-314.
Yunita, T., Wijayaningsih, R., Untari, D. T., & Fikri, A. W. N. (2021). Meningkatkan minat kewirausahaan pada kelompok PKK Kelurahan Bintara Jaya. Jurnal Abdidas, 2(3), 498-504.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitri Rahmawati, Novi Trilisiana, Badraningsih Lastariwati, Luthfi Riyadh Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




