Addressing stunting in Karangwangi: Optimal strategies for toddlers, adolescents, and pregnant women
DOI:
https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62240Keywords:
pregnant women, stunting, socialization and mentoring, toddlersAbstract
Stunting is a problem that requires more attention because it can have an impact on children's lives into adulthood, especially the risk of physical and cognitive developmental disorders if not appropriately handled. The service aims to educate the local community through collaboration between the Karangwangi Village PKK Movement Team, BKKBN, Karangwangi Village Health Center, and the Thematic KKN Team of Universitas Pendidikan Indonesia about the dangers of stunting and the importance of a clean and healthy lifestyle (PHBS). The community services were conducted based on the program that had been implemented on July 26-August 26, 2023 in Karangwangi Village through the methods of (a) direct discussion between students and TP-PKK for posyandu activities; (b) community education about stunting in the form of counseling, distributing printed media in the form of posters and brochures directly to counseling participants; (c) socialization to Karangsari Elementary School students regarding clean and healthy living behavior (PHBS); and (d) health checks in CEKAS activities, and POSBINDU-PTM. The results showed that Karangwangi Village is in a zero stunting condition; government programs and innovative activities support this, so it is expected to prevent and increase public understanding of the dangers of stunting in the Karangwangi Village community.
Abstrak
Stunting menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian lebih karena dapat berdampak bagi kehidupan anak hingga dewasa, terutama risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif apabila tidak segera ditangani dengan baik. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat setempat melalui kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Desa Karangwangi, BKKBN, Puskesmas Desa Karangwangi, dan Tim KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia mengenai bahaya stunting dan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Pengabdian ini dilakukan berdasarkan program yang telah dilaksanakan pada 26 Juli - 26 Agustus 2023 di Desa Karangwangi melalui metode (a) diskusi secara langsung antara mahasiswa bersama pihak TP-PKK untuk kegiatan posyandu; (b) edukasi masyarakat mengenai stunting dalam bentuk penyuluhan, penyebaran media cetak berupa poster dan brosur secara langsung kepada peserta penyuluhan; (c) sosialisasi kepada siswa SD Karangsari mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS); dan (d) pengecekan kesehatan dalam kegiatan CEKAS, dan POSBINDU-PTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Karangwangi berada dalam kondisi zero stunting, hal tersebut didukung oleh program pemerintah dan inovasi kegiatan yang ada, sehingga diharapkan dapat mencegah serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stunting di lingkungan masyarakat Desa Karangwangi.
Kata Kunci: balita; ibu hamil; stunting; sosialisasi dan mentoring
References
Aditya, D., & Purnaweni, H. (2017). Implementasi program perbaikan gizi balita di Puskesmas Wonosalam I Kabupaten Dem. Journal of Public Policy and Management Review, 6(4), 374-384.
Aditya, R., Tobing, S. L., Armanza, F., Halimah, H., Unsandy, B. T., & Ariyani, N. A. (2023). Upaya pencegahan stunting ibu hamil melalui kelas ibu hamil dan demo masak di PKM Alalak Selatan. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(1), 120-129.
Alwi, M. A., Hamzah, H., & Lewa, A. F. (2022). Determinan dan faktor risiko stunting pada remaja di Indonesia: Literature Review. Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi, 3(1), 7-12.
Ardilla, A., Utaminingsih, E., Zulkarnaini, Z., & Sari, D. V. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam menurunkan stunting sebagai pencapaian target SDGs di Desa Ulee Blang Mane Kota Lhokseumawe. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada, 5(2), 125-134.
Ariati, L. I. P. (2019). Faktor-faktor resiko penyebab terjadinya stunting pada balita usia 23-59 bulan. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6(1), 28-37.
Asatuti, N. B., Sumardi, R. N., Ngardita, I. R., & Lusiana, S. A. (2021). Pemantauan status gizi dan edukasi gizi pada remaja sebagai upaya pencegahan stunting. Asmat: Jurnal Pengabmas, 1(1), 46-56.
Astuti, D. D., Adriani, R. B., & Handayani, T. W. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam rangka stop generasi stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(2), 156-162.
Azis, H., Husaidah, S., Putri, M. R., Haryati, S. D., & Sari, D. P. (2021). Penyuluhan deteksi dini stunting pada anak usia sekolah di puskesmas Tiban Baru. Journal of Community Dedication, 1(1), 16-23.
Bidjuni, M., & Mamonto, R. (2021). Prevalensi karies gigi pengunjung poliklinik gigi di Rumah Sakit Umum Daerah Bolaang Mongondow Selatan tahun 2018. JIGIM (Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut), 4(1), 46-53.
Handika, D. O. (2020). Keluarga peduli stunting sebagai family empowerment strategy dalam penurunan kasus stunting di Kabupaten Blora. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 685-692.
Hutasoit, M., Utami, K. D., & Afriyliani, N. F. (2020). Kunjungan antenatal care berhubungan dengan kejadian stunting. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 11(1), 38-47.
Indriani, R., Pratamaningtyas, S., Rahmawati, R. S. N., Sendra, E., Wijayanti, L. A., Rahayu, D. E., ... & Rahmaningtyas, I. (2023). Pendampingan ibu hamil, anak wasting, dan stunting sebagai upaya mendukung program gebrak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM), 1(2), 171-177.
Juwita, J., Sunarti, A., & Jeita, J. (2020). Pentingnya penerapan phbs dalam menghadapi pandemi COVID-19 di lingkungan masyarakat. Media Publikasi Penelitian Kebidanan, 3(2), 37-40.
Koka, E. M., Nasution, E., Ardiani, F., & Rasmita, D. (2022). Upaya pencegahan anemia dengan membentuk kelompok remaja “PATEN” di SMA Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 905-912.
Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 15-22.
Mahdur, R. R., & Sulistiadi, W. (2020). Evaluasi program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(1), 43-48.
Mamboh, M. A., Fione, V. R., & Karamoy, Y. (2022). Prevalensi karies gigi di poliklinik gigi puskesmas Airmadidi tahun 2018-2019. JIGIM (Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut), 5(1), 14-20.
Mardhiyah, A., Wijaya, A., & Roni, F. (2021). Literature review: Hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu. Jurnal Keperawatan, 19(1), 37-46.
Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan kapasitas kader posyandu dalam mendeteksi dan mencegah stunting. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 8(3), 154-159.
Nasriyah, N., & Ediyono, S. (2023). Dampak kurangnya nutrisi pada ibu hamil terhadap risiko stunting pada bayi yang dilahirkan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 161-170.
Nasution, S., & Kusumawati, R. (2023). Perubahan pola asuh pada peserta sekoper cinta dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Jawa Barat. Promotor, 6(4), 440-449.
Ningsih, E. S., Aisyah, S., Rohmah, E. N., & Sandana, K. N. S. (2022). Peningkatan peran kader dalam posyandu lansia. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 191-197.
Nita, M. H. D., Loaloka, M. S., Pantaleon, M. G., & Nenotek, C. R. (2021). Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) berbasis pangan lokal dalam meningkatkan status gizi siswa Sekolah Dasar Negeri Batuinan, Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 2(2), 54-61.
Nurjanah, R. S., Safitri, W., Somantri, W. R., & Ikrimah, A. L. M. (2023). The urgency of introducing balanced nutrition in early childhood to prevent stunting. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 1(2), 219-228.
Purnamasari, M., & Rahmawati, T. (2021). Hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 290-299.
Putri, M. F., & Robani, N. N. Movements of Posyandu with stunting awareness theme. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 1(2), 315-324.
Suryadi, A., Wahyuni, Y., Alfrieda, N. S. A. L., Puspita, A., & Nugroho, A. A. (2023). Digital kalkulator lingkar lengan atas ibu hamil. Electrician: Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, 17(1), 1-7.
Suryawan, A., Jalaludin, M. Y., Poh, B. K., Sanusi, R., Tan, V. M. H., Geurts, J. M., & Muhardi, L. (2022). Malnutrition in early life and its neurodevelopmental and cognitive consequences: a scoping review. Nutrition Research Reviews, 35(1), 136-149.
Wahyuni, Y., & Huda, A. S. M. (2019). Pemantauan kesehatan gizi ibu hamil dilihat dari pertambahan berat badan dan pengukuran lingkar lengan atas (LILA) berbasis e-digital. Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika, 16(1), 235-244.
Wells, J. C., Sawaya, A. L., Wibaek, R., Mwangome, M., Poullas, M. S., Yajnik, C. S., & Demaio, A. (2020). The double burden of malnutrition: aetiological pathways and consequences for health. The Lancet, 395(10217), 75-88.
Widyowati, R., & Utomo, I. H. (2023). Tata kelola pemerintahan kolaboratif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Mahasiswa Wacana Publik, 3(2), 278-296.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ihsani Tamia, Raden Ardra Catur Fauzan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




