Preventing stunting increase: "Si Penting" program by UPI's community service in Karangwangi village

Authors

  • Susilo Aditya Darma Universitas Pendidikan Indonesia
  • Reksa Alamsyah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62217

Keywords:

community involvement, community service, innovative health program, stunting prevention

Abstract

This community service highlights the severe issue of stunting in Indonesia, notably after the country ranked second in Southeast Asia for the prevalence of toddlers experiencing poor growth in 2018. Stunting has become a primary focus of the Indonesian government. The University of Education Indonesia (UPI), as one of the leading institutions in the country, took the initiative to prevent the increase in stunting rates through the Thematic Real Work Lecture (KKN-T) program with the theme "Si Penting" (Mahasiswa Peduli Stunting). This community service explores the active role of UPI Si Penting KKN-T students in maintaining the Zero Stunting condition in Karangwangi Village. By forming various work programs focused on toddlers, adolescents, and pregnant women, students successfully made positive contributions through activities such as integrated health posts, counseling, awareness campaigns, the CEKAS program, POSBINDU-PTM, the realization of TP-PKK innovations, and the Ketapang Kancana program. The innovative steps taken by TP-PKK and the Karangwangi Village officials create a breakthrough in stunting prevention efforts while simultaneously enhancing the village's self-reliance. Thus, the KKN-T "Si Penting" activities provide a concrete solution for the community in Karangwangi Village and inspire improving health services, especially related to stunting, at the local level.

 

Abstrak

Pengabdian pada masyarakat ini menyoroti masalah stunting yang menjadi perhatian serius di Indonesia, terutama setelah negara ini menduduki peringkat kedua di Asia Tenggara dalam prevalensi balita yang mengalami pertumbuhan buruk pada tahun 2018. Stunting menjadi fokus utama Pemerintahan Indonesia, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sebagai salah satu institusi terkemuka di Indonesia, mengambil inisiatif untuk mencegah peningkatan angka stunting melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dengan tema "Si Penting" (Mahasiswa Peduli Stunting). Pengabdian ini dilaksanakan dalam KKN-T UPI Si Penting dalam mempertahankan kondisi Zero Stunting di Desa Karangwangi. Dengan membentuk berbagai program kerja yang difokuskan pada balita, remaja, dan ibu hamil, mahasiswa berhasil memberikan kontribusi positif melalui kegiatan posyandu, konseling, penyuluhan, program CEKAS, POSBINDU-PTM, realisasi inovasi TP-PKK, dan program Ketapang Kancana. Langkah inovatif TP-PKK dan aparat Desa Karangwangi menciptakan gebrakan baru dalam upaya pencegahan stunting, sambil meningkatkan kemandirian desa secara keseluruhan. Dengan demikian, kegiatan KKN-T "Si Penting" tidak hanya menjadi solusi konkret untuk masyarakat Desa Karangwangi tetapi juga memberikan inspirasi bagi peningkatan pelayanan kesehatan, terutama terkait stunting, di tingkat lokal.

Kata Kunci: keterlibatan masyarakat, pengabdian kepada masyarakat, inovasi program kesehatan, pencegahan stunting 

References

Achmad, W. (2022). Social reality stunting prevention in Cianjur district. Jurnal EduHealth, 13(2), 467-477.

Adeyemi, O., Toure, M., Covic, N., van den Bold, M., Nisbett, N., & Headey, D. (2022). Understanding drivers of stunting reduction in Nigeria from 2003 to 2018: A regression analysis. Food Security, 14(4), 995-1011.

Ali, A. (2021). Current status of malnutrition and stunting in Pakistani children: What needs to be done?. Journal of the American College of Nutrition, 40(2), 180-192.

Allo, A. S. P., Marmina, M., & Alim, A. (2023). Studi analitik asupan zat gizi makro dengan status gizi pada batita. Jurnal Surya Muda, 5(2), 175-198.

Alvionita, V. (2023). Atasi stunting melalui penyuluhan kesehatan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) pada ibu bayi dan balita. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service, 2(2), 49-54.

Andika, F., Rahmi, N., & Anwar, C. (2021). Analisa faktor kejadian stunting pada balita usia 23-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2020. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(1), 162-172.

Anjani, S. I. (2022). Faktor-faktor penentu sebagai determinan anak stunting di Indonesia. Nutrix Journal, 6(1), 43-52.

Annas, S. A. I. (2022). The relationship between physical activity and peak height velocity in children aged 9-11 years. ACPES Journal of Physical Education, Sport, and Health (AJPESH), 2(1), 58-62.

Asnidawati, A., & Ramdhan, S. (2021). Hambatan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 156-162.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), 1-10.

Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti, M. (2020). Hubungan antara pola asuh keluarga dengan kejadian balita stunting pada keluarga miskin di Palembang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 5(1), 15-22.

Delima, D., Neviyarni, N., Marjohan, M., Ifdil, I., & Afdal, A. (2023). Psychological impact on stunting adolescents: Literature review study. Real in Nursing Journal, 6(1), 1-10.

Fitri, N., Widiawati, N., Ningtyas, R. P., Sarnyoto, F. D. A., Nisa, W., Ibnistnaini, W., ... & Hadisaputra, S. (2022). Strategi gerakan cegah stunting menggunakan metode sosialisasi di desa Darakunci, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, 1(2), 80-86.

Gillespie, S., Haddad, L., Mannar, V., Menon, P., & Nisbett, N. (2013). The politics of reducing malnutrition: Building commitment and accelerating progress. The lancet, 382(9891), 552-569.

Hutasoit, D. P. (2020). Pengaruh sanitasi makanan dan kontaminasi bakteri Escherichia coli terhadap penyakit diare. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 779-786.

Kartikawati, S. L., Dinata, D. I., Nurakilah, H., Fatmawati, F., Suherdin, S., & Lutfi, B. (2023). Edukasi pendampingan pola asuh keluarga dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 8(2), 328-337.

Maliati, N. (2023). Stunting dan kebijakan pangan dan gizi di Indonesia. Jurnal Transparansi Publik (JTP), 2(1), 33-42.

Nabillah, K., & Sumarmi, S. (2023). Differences of childcare practices between stunted and non stunted childern in East Nusa Tenggara (Riskesdas 2018 Data Analysis). Media Gizi Kesmas, 12(2), 704-712.

Nurfatimah, N., Anakoda, P., Ramadhan, K., Entoh, C., Sitorus, S. B. M., & Longgupa, L. W. (2021). Perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 97-104.

Perdani, Z. P., Hasan, R., & Nurhasanah, N. (2016). Hubungan praktik pemberian makan dengan status gizi anak usia 3-5 tahun di pos gizi desa Tegal Kunir Lor Mauk. Jurnal Jkft, 1(2), 9-17.

Pitoyo, A. J., Saputri, A., Agustina, R. E., & Handayani, T. (2022). Analysis of determinan of stunting prevalence among stunted toddlers in Indonesia. Populasi, 30(1), 36-49.

Putra, R. M., Sadiyyah, F. H. (2023). Ciherang stunting corner: A step to reduce the prevalence of stunting. Dedicated: Journal of Community Services. 1(2), 335-348.

Putri, A. R. (2020). Aspek pola asuh, pola makan, dan pendapatan keluarga pada kejadian stunting. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 6(1), 7-12.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 225-229.

Roesler, A. L., Smithers, L. G., Wangpakapattanawong, P., & Moore, V. (2019). Stunting, dietary diversity and household food insecurity among children under 5 years in ethnic communities of northern Thailand. Journal of public health, 41(4), 772-780.

Sari, I. P., Ningsih, W. I. F., Arinda, D. F., & Utama, F. (2023). Upaya pencegahan stunting di tingkat rumah tangga melalui mom nutrition camp: Kelas gizi bagi ibu. Jurnal Pelita Sriwijaya, 2(1), 33-40.

Sugiarti, M. D., Suwarto, S., & Saptaningtyas, H. (2023). Pemberdayaan kader kesehatan dalam pencegahan stunting di Desa Woro Kecamatan Kepohbaru. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 2343-2350.

Tyas, A. P., & Setyonaluri, D. (2022). Association between maternal mental health and child stunting in Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), 381-388.

Zizi, A. A., Ayunatasya, A., & Samosir, L. (2023). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kepulauan Riau. Jurnal Administrasi Politik dan Sosial, 4(2), 50-59.

Published

2024-06-21

How to Cite

Darma, S. A., & Alamsyah, R. (2024). Preventing stunting increase: "Si Penting" program by UPI’s community service in Karangwangi village. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 161-170. https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62217