Students care about stunting in children: Universitas Pendidikan Indonesia community service program in Karawang Village Cianjur Regency

Authors

  • Meizia Ziharani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Salsa Nissa Agustin Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62096

Keywords:

Community services, PHBS, stunting, stunting socialization

Abstract

Indonesia still faces nutritional problems, which seriously impact the quality of human resources (HR). One of the problems of malnutrition that is still relatively high in Indonesia includes the issue of stunting and emaciation in toddlers, as well as the problem of anemia and chronic energy deficiency (CED) in pregnant women. The theme "The Important: Caring for Stunting" invites UPI KKN students to play their role as agents of change to overcome the problem of stunting in society. Students are expected to be able to get closer to communities affected by stunting, learn about the root causes, and develop concrete solutions that can be implemented on a local scale. This KKN activity was carried out on 26 July - 26 August 2023. Located in Karangwangi village, Ciranjang District, Cianjur Regency. The work program procedures for this activity were carried out in collaboration with the TP-PKK regarding posyandu services, stunting outreach to PAUD, and PHBS outreach to Karangsari Elementary School. From the results of this work program, it is hoped that we will know more about stunting and can prevent stunting in children in the future. The hope is that the stunting rate in Indonesia can decrease, especially in Karangwangi Village itself; the stunting rate is at 0 (zero), so this hope can be maintained.

 

Abstrak

Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu permasalahan gizi buruk yang masih cukup tinggi di Indonesia antara lain masalah stunting dan kekurusan pada balita serta masalah anemia dan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Tema “Si Penting: Peduli Stunting” mengajak mahasiswa KKN UPI untuk menjalankan peran sebagai agen perubahan dalam upaya mengatasi masalah stunting di masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat mendekatkan diri dengan masyarakat yang terkena dampak stunting, belajar tentang akar penyebabnya, serta mengembangkan solusi konkret yang dapat diterapkan dalam skala lokal. Kegiatan KKN ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli - 26 Agustus 2023. Bertempat di desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Prosedur program kerja kegiatan ini dilaksanakan dengan kerjasama dengan pihak TP-PKK mengenai pelayanan posyandu, sosialisasi stunting ke PAUD, dan sosialisasi PHBS ke pihak SD Karangsari. Dari hasil program kerja tersebut diharapkan dapat lebih tahu tentang stunting dan bisa mencegah terjadinya stunting pada anak ke depannya. Harapannya adalah agar angka stunting di Indonesia dapat menurun, terlebih di Desa Karangwangi sendiri angka stunting berada di angka 0 (zero), sehingga harapan tersebut dapat dipertahankan.

Kata Kunci: Kuliah kerja nyata; PHBS; sosialisasi stunting; stunting 

References

Achmad, W. (2022). Social reality stunting prevention in Cianjur district. Jurnal EduHealth, 13(2), 467-477.

Aji, F. M., Widianingsih, Amanda, Y., & Marta, S. (2023). Sosialisasi program pencegahan stunting di Desa Pangarengan Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 3(2). 1-10.

Arnita, S., Rahmadhani, D, Y., & Sari, M. T. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan upaya pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(1). 1-9.

Bima, A. (2019). Analisis bagaimana mengatasi permasalahan stunting di Indonesia?. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(4), 1-2.

Damayanti, R. A., Muniroh, L., & Farapti, F. (2016). Perbedaan tingkat kecukupan zat gizi dan riwayat pemberian asi ekslusif pada balita stunting dan non stunting. Media Gizi Indonesia, 11(1), 61-69.

Dewi, I. R., Fitriyani, N. E., & Febrianti, R. (2023). Penyuluhan stunting dan penyakit degerativ di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok. Jurai: Jurnal Abdimas Indonesia, 1(2). 8-13.

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi gizi pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3). 312-319.

Gita, A. P. A., Surya, N. T., & Seyaningsih, A. (2023). Edukasi rancang banfung aplikasi Gosting (Get Info Stunting) pada kader posyandu Kecamatan Gondangrejo. Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan, 2(2), 51-58.

Islamiah, W. E., Nadhiroh, S. R., Putri, E. B. P., Farapti, Christiwan, C. A., & Prafena, P. K. (2022). The correlation between food security with stunting toodler from fisherman family. Media Gizi Indonesia, 17(1), 83-89.

Khoiriyah, H., & Ismarwati, I. (2023). Faktor kejadian stunting pada balita: Systematic review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 28-40.

Lestari, W., Shaluhiyah, Z., & Adi, M. S. (2023). Intervensi pencegahan stunting pada masa prakonsepsi: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(2). 214-221.

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan solusi di era modern. Joting: Journal of Telenursing, 5(2). 1734-1745

Mirza, M. N., Sunarti, S., & Handayani, L. (2023). Pengaruh status gizi ibu hamil terhadap kejadian stunting: Studi literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2). 22-27.

Nadimin, M. H. Z., Asif, A., & Rehman, A. U. (2021). Nutritional intervention based on moringa leaf flour to prevent stunting in first 1000 days of life (1000 HPK): Review articles. Systematic Review Pharmacy, 12(1), 1333-1339.

Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian stunting pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2269-2276.

Nur, R. F., Yusnita, M., Sumiyati, S., & Hakim, A. (2023). Reducing stunting rates through intervention for adolescent girls and pregnant women's nutrition. Dinasti International Journal of Education Management and Social Science, 5(1), 29-33.

Pebriandi, P., Fatriansyah, A., Rizka, D., Indahsari, L. N., Yulanda, N. O., & Nurianti, N. (2023). Sosialisasi pencegahan stunting pada masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Arrus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 53-57.

Purwanto, D., Rahmad, R. S. (2020). Pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap stunting pada balita di Desa Jelbuk Kabupaten Jember. Jiwakerta: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(1), 10-13.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 225-229.

Regita, F. A., & Prathama, A. (2023). Peran pemerintahan desa dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi. Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial, 12(1), 27-40.

Reviani, N., Suryanegara, W., & Gultom, A. (2023). Overview of knowledge about the importance of the first 1000 days of life in Indonesian women of reproductive age (15-49 Years) in 2021. Journal of Complementary and Alternative Medical Research, 24(1), 1-9.

Ruswati, R., Leksono, A. W., Prameswary, D. K., Pembajeng, G. S., Inayah, I., Felix, J., ... & Ashanty, A. (2021). Risiko penyebab kejadian stunting pada anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), 1(2), 34-38.

Sampe, S. A., Toban, R. C., & Madi, M. A. (2020). Hubungan pemberian ASI ekslusif dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 448-455.

Santoso, M. V., Kerr, R. B., Hoddinott, J., Garigipati, P., Olmos, S., & Young, S. L. (2019). Role of women's empowerment in child nutrition outcomes: A systematic review. Advances in Nutrition, 10(6), 1138-1151.

Situmeang, N., Nugroho, M. F., & Putri, S. Y. (2023). Implementasi gerakan Scalling Up Nutrition (SUN) sebagai upaya penurunan tingkat prevalensi stunting di Indonesia. Jurnal PIR: Power in International Relations, 7(2), 121-133.

Sumartini, E. (2022). Studi literatur: Riwayat penyakit infeksi dan stunting pada balita. JKM: Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(1), 55-62.

Suryawan, A., Jalaludin, M. Y., Poh, B. K., Sanusi, R., Tan, V. M. H., Geurts, J. M., & Muhardi, L. (2022). Malnutrition in early life and its neurodevelopmental and cognitive consequences: A scoping review. Nutrition Research Reviews, 35(1), 136-149.

Syafari, M. R., Ridwan, M. N. I., Sugiannor, S., & Anjani, A. (2023). Penguatan kapasitas publik terhadap stunting di Kelurahan Antasan Kecil Timur Kota Banjarmasin. Seribu Sungai: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 15-20.

Tyarini, I. A., Setiawati, A., Achmad, V. S., & Astuti, A. (2023). Improving healthy behavior in preventing stunting through digital media. Abdimas Polsaka, 2(2), 97-103.

Vikram, K., & Vanneman, R. (2020). Maternal education and the multidimensionality of child health outcomes in India. Journal of Biosocial Science, 52(1), 57-77.

Wigati, A., Sari, F. Y., & Suwarto, T. (2022). Pentingnya edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada balita. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 155-162.

Yustika Devi, L., Andari, Y., Wihastuti, L., & Haribowo, K. (2020). Model sosial-ekonomi dan ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 28(2), 103-115.

Published

2024-06-21

How to Cite

Ziharani, M., & Agustin, S. N. (2024). Students care about stunting in children: Universitas Pendidikan Indonesia community service program in Karawang Village Cianjur Regency. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 117-126. https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62096