Gerakan Jumat Nagrog Bersih to increase public awareness of environmental cleanliness

Authors

  • Miftah Fadila Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rendy Tresna Kusmana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62348

Keywords:

Character formation, clean environment, Junarsih

Abstract

The village is a legal community unit with household administration based on the rights of origin and customs recognized by the central government and domiciled in the regional district. The existence of KKN in the village will train students to observe what might be developed or identify a problem that requires a solution. One of the programs that needs a solution to maintain environmental cleanliness is the Jumat Nagrog Bersih (JUNARSIH) Movement. This is done by evaluating the results of the observations made. The results show a need for re-socialization to increase public awareness about maintaining environmental cleanliness. In addition, it is necessary to collaborate with the entire potential of the community, such as informal leaders, religious leaders, Non-Governmental Organizations (NGOs), and mass media, so that this program can be more widely mobilized and feel its echo in the community. The strategies that can be carried out to carry out the JUNARSIH Movement are communication strategies, focusing on the intended target, and choosing the right form of communication to make the village community able to increase and improve the quality and quantity of environmental cleanliness.

 

Abstrak

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum dengan penyelenggaraan rumah tangga berdasarkan hak asal-usul dan adat istiadat yang diakui oleh pemerintah pusat dan berkedudukan di dalam wilayah kabupaten daerah. Adanya KKN di desa akan melatih mahasiswa untuk mengamati apa yang mungkin dikembangkan atau mengidentifikasi suatu permasalahan yang memerlukan solusi. Salah satu program yang memerlukan solusi untuk menjaga kebersihan lingkungan yaitu Gerakan Jumat Nagrog Bersih (JUNARSIH). Hal ini dilakukan dengan mengadakan evaluasi dari hasil observasi yang telah di lakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa perlu adanya sosialisasi kembali untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lngkungan. Selain itu perlu kolaborasi bersama keseluruhan potensi masyarakat seperti para informal leader, tokoh agama, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan media massa agar program ini dapat semakin digerakkan secara luas dan terasa gaungnya di masyarakat. Adapun strategi yang dapat dilakukan untuk melakukan Gerakan JUNARSIH yaitu strategi komunikasi, focus pada target yang dituju, dan memilih bentuk komunikasi yang tepat untuk menjadikan masyarakat desa bisa meningkatkan serta memperbaiki kualitas dan kuantitas dalam hal kebersihan lingkungan.

Kata Kunci: Junarsih; kebersihan lingkungan; pembentukan karakter 

References

Abady, A. N. & Azandi, F. (2022). Sosialisasi Pola Hidup Bersih (Pohiber) untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Batang Kuis: Kesehatan. Jubdimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 1(1), 21-24

Adawiyah, S. R., Mujiyanto, M., Wanto, W., Munawaroh, K., Nisa, A. F., Alamsyah, R. N., ... & Masaji, A. R. A. (2022). Education melalui pendekatan emosional warga Dusun Marong untuk meningkatkan kesadaran pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lingkungan hidup. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(3), 8-16.

Aditiawati, P., Astuti, D. I., Suantika, G., & Simatupang, T. M. (2016). Pengembangan potensi lokal di Desa Panawangan sebagai model desa vokasi dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan nasional. Jurnal Sosioteknologi, 15(1), 59-67.

Afiah, A., & Syafriani, S. (2023). PKM penyuluhan tentang kebersihan diri dan lingkungan di SD Negeri 006 Salo. Jurnal Medika Medika, 2(2), 1-5.

Antarnusa, G., & Ristantiya, S. (2020). Kuliah kerja mahasiswa guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada Desa Sukabares Kecamatan Ciomas. Adi Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 37-50.

Azizah, A., Herdi, A., Robbiijati, A., Anggraeni, G., Melani, G., & Rojak, R. A. (2021). Upaya memperkuat solidaritas masyarakat melalui kegiatan Jum’at Bersih (jumsih) di Kampung Celak Kaler RW 09 Desa Celak, Kec. Gununghalu, Kab. Bandung Barat. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(55), 108-118.

Badrudin, B. (2020). Pemberdayaan masyarakat gerakan Jumsih (Jum'at Bersih). Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 13(1), 59-70.

Barniat, Z. (2018). Otonomi desa: Konsep teoritis dan legal. Jurnal Analisis Sosial Politik, 2(2), 25-40.

Cahyani, A. R., & Syefriyeni, S. (2021). Penyadaran masyarakat akan sadar wisata melalui kegiatan bersih lingkungan dalam mewujudkan sapta pesona di Desa Sungsang IV. Jurnal Pengabdian Community, 3(2), 60-64.

Darmawan, D. N., Tunniza, K., Ramadhani, A., & Safina, N. (2023). KKN kolaboratif sebagai bentuk identifikasi dan pengembangan potensi wilayah Desa Samangki. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(1), 402-410.

Effendi, R., Salsabila, H., & Malik, A. (2018). Pemahaman tentang lingkungan berkelanjutan. Modul, 18(2), 75-82.

Erwin, Y., Harun, R. R., & Septyanun, N. (2021). Penyuluhan hukum pentingnya perlindungan lingkungan melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir dan pantai. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 2(2), 163-171

Fatimah, S., & Pramudyanto, R. (2023). Edukasi kesehatan lingkungan masyarakat Kalurahan Tertomartani Kalasan Yogyakarta. Pijar Mandiri Indonesia: Jurnal Pelatihan, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 25-32.

Fitra, N. A., Almi, I., Wesi, I., Fitri, Y., Jasniwan, J., & Basuki, M. (2023). Pemeliharaan drainase di Desa Bukit Rata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 163-169.

Hidayat, N. (2019). Model Kuliah Kerja Nyata (KKN) integratif interkonektif berbasis pada pengembangan masyarakat yang produktif inovatif dan kreatif. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 2(2), 219-238.

Jupri, A., Putra, L. K. Y. P., La Ode, M., Arrasyid, F. G., Rozi, T., & Prasedya, E. S. (2023). Kegiatan Jumat bersih sebagai pembentukan karakter di Dusun Otak Bagket Desa Wisata Tetebatu Selatan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 328-331.

Khairunnisa, K., Jiwandono, I. S., Nurhasanah, N., Dewi, N. K., Saputra, H. H., & Wati, T. L. (2019). Kampanye kebersihan lingkungan melalui program kerja bakti membangun desa di Lombok Utara. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 230-234.

Marpaung, G. N., Prasetyo, P. E., Fafurida, F., Rahman, Y. A., & Witari, A. S. D. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam maksimisasi pemanfaatan potensi desa sebagai upaya peningkatan ekonomi Dusun Kopeng Kecamatan Getasan. Madaniya, 4(2), 845-852.

Muhammad, F., Jailani, H., Sholihah, I., & Utomo, D. P. (2020). Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Desa Kubur Telu. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(1), 658-661.

Mukson, M., Ubaedillah, U., & Wahid, F. S. (2021). Penanaman pohon sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penghijauan lingkungan. Jamu: Jurnal Abdi Masyarakat Umus, 1(2), 1-6.

Mulyani, D., Ghufron, S., & Kasiyun, S. (2020). Peningkatan karakter gotong royong di sekolah dasar. Lectura: Jurnal Pendidikan, 11(2), 225-238.

Norhidayah, N., Sari, H. N., Fitria, M., Bahruddin, M., Mutawali, A., Maskanah, M., ... & Syahrani, S. (2022). Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sungai Namang Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Journal of Community Dedication, 2(1), 26-36.

Putri, F. F., Sawala, S. N. F., & Adawiyah, S. R. (2022). Pengembangkan potensi masyarakat Desa Sibalaya Selatan dalam bidang keagamaan dan pembaharuan lingkungan. Menara Kearifan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 49-61.

Rahmawati, E., & Senen, S. H. (2023) Learning together program for reading and writing interest in Arahan Kidul Village. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 1(2), 279-290.

Septirahmah, A. P., & Hilmawan, M. R. (2021). Faktor-faktor internal yang mempengaruhi kedisiplinan: Pembawaan, kesadaran, minat dan motivasi, serta pola pikir. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 618-622.

Setiawati, R. D., Robiansyah, F., & Darmawan, D. (2022). Implementasi program Jumat bersih dalam pembinaan karakter peduli lingkungan siswa di SD Madani. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 7(1), 55-72.

Sianturi, E., Lule, H. E., & Banua, C. M. (2022). Meningkatan kesadaran terhadap keperdulian lingkungan melalui program Jumat Bersih di Desa Kaima Kecamatan Kauditan. Dedicatio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 118-126.

Sutriyawan, A. (2021). Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemberantasan sarang nyamuk. Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 1-10.

Syarif, M. N., Jahira, N., Khodijah, S., & Mukminin, R. (2023). Peranan mahasiswa KKN Uniwara dalam melaksanakan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Tapaan Kota Pasuruan. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi untuk Negeri, 2(4), 169-196.

Tifanni, T., & Djajaputra, G. (2023). Penegakan hukum lingkungan dengan sanksi adminsitrasi bagi pelaku pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan pertambangan. Unes Law Review, 6(1), 4039-4045.

Tjilen, A. P., Waas, R. F. Y., Ririhena, S. W., Tambaip, B., Syahruddin, S., Ohoiwutun, Y., & Prihandayani, R. D. (2023). Optimalisasi potensi desa wisata melalui manajemen pengelolaan yang berkelanjutan: Kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(6), 38-49.

Udang, F. C., Manguleh, G. T., & Rajalahu, J. (2022). Kebersihan lingkungan sebagai portal kesehatan masyarakat di Desa Kokoleh Satu. Dedicatio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 62-72.

Published

2024-06-21

How to Cite

Fadila, M., & Kusmana, R. T. (2024). Gerakan Jumat Nagrog Bersih to increase public awareness of environmental cleanliness. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 107-116. https://doi.org/10.17509/dedicated.v2i1.62348