Movements of Posyandu with stunting awareness theme

Authors

  • Melia Febrianty Putri Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nida Nabila Robani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/dedicated.v1i2.62044

Keywords:

Nutrition, Posyandu cadres, stunting

Abstract

The health examination program is important for the community, especially for children at risk of stunting. Posyandu cadres are the main movers in all activities carried out by the Posyandu. It cannot be denied that the Posyandu cadre movement benefits its existence. In various regions in Indonesia, there is stunting, one of which is in Taringgul Tonggoh village located in Wanayasa sub-district, Purwakarta district. This may indicate the need for awareness regarding stunting from various parties. This service aims to discover out's role of Posyandu after the COVID-19 pandemic in preventing stunting rates in Wanayasa District, Purwakarta. Service activities by helping at different Posyandu on the 7th, 8th, 9th, and 10th follow different Posyandu schedules. The service results show four Posyandu, namely Posyandu Andita 1 and 2, Cihaur Mekar, and Peuntas Mekar, the stunting problem in Taringgul Tonggoh Village was recorded at 14 toddlers. Routine health checks, counseling, and providing additional food (PMT) are solutions to prevent increased stunting.

 

Abstrak

Program pemeriksaan kesehatan merupakan langkah penting bagi masyarakat, terkhusus anak yang berisiko stunting. Kader Posyandu merupakan penggerak utama pada seluruh kegiatan yang dilaksanakan Posyandu. Hal tersebut tak dapat dipungkiri bahwa adanya gerakan kader Posyandu sangat bermanfaat keberadaannya. Di berbagai daerah di Indonesia terdapat stunting, salah satunya yaitu di desa Taringgul Tonggoh yang terletak di kecamatan Wanayasa, kabupaten Purwakarta. Hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa perlunya kesadaran mengenai stunting yang dilakukan dari berbagai pihak. Pengabdian ini ditujukan untuk mengetahui peran Posyandu setelah pandemic COVID-19 dalam mencegah angka stunting di Kecamatan Wanayasa, Puwakarta. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan cara membantu pada Posyandu yang berbeda-beda pada tanggal 7, 8, 9, dan 10 mengikuti jadwal Posyandu yang berbeda-beda. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat empat Posyandu yaitu Posyandu Andita 1 dan 2, Cihaur Mekar, dan Peuntas Mekar, permasalahan stunting di Desa Taringgul Tonggoh tercatat sebanyak 14 balita. Adanya pemeriksaan kesehatan secara rutin, penyuluhan, dan pemberian makanan tambahan (PMT) merupakan solusi untuk mencegah peningkatan stunting. 

Kata Kunci: Gizi; kader Posyandu; stunting

References

Aditianti, A., Raswanti, I., Sudikno, S., Izwardy, D., & Irianto, S. E. (2020). Prevalensi dan faktor risiko stunting pada balita 24-59 bulan di Indonesia: Analisis data riset kesehatan dasar 2018. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 43(2), 51-64.

Afrinis, N., Indrawati, I., & Raudah, R. (2021). Hubungan pengetahuan ibu, pola makan, dan penyakit infeksi anak dengan status gizi anak prasekolah. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 144-150.

Andriyani, A. (2019). Kajian literatur pada makanan dalam perspektif Islam dan kesehatan. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(2), 178-198.

Angelina, R., Sinaga, A., Sianipar, I., Musa, E., & Yuliani, Y. (2020). Peningkatan kinerja kader kesehatan melalui pelatihan kader Posyandu di Desa Babakan Kecamatan Ciparay. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(2), 68-76.

Aurima, J., Susaldi, S., Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, R., & Madhe, M. T. M. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43-48.

Ayuningtiyas, R., Valzon, M., Oktariani, E., Siagian, D. S., & Nurmaliza, N. (2022). Upaya pengembangan Posyandu balita petak bersilang hiasan wajik-wajik di Kelurahan Limbungan Baru. Indonesia Berdaya, 3(3), 25-30.

Budiastutik, I., & Nugraheni, S. A. (2018). Determinants of stunting in Indonesia: A review article. International Journal of Healtcare Research, 1(1), 20-30.

Herawati, B. C., Soraya, S., & Rahmiati, B. F. (2019). Peran Posyandu dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Dusun Suwangi Selatan Desa Suwangi Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. JPMB: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 2(1), 80-88.

Heryanto, E., & Novitry, F. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Tanjung Agung Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Jurnal Ilmiah The Shine, 9(2), 58-70.

Khasanah, N. A., & Sulistyawati, W. (2018). Karakteristik ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita 6-24 bulan di Kecamatan Selat, Kapuas tahun 2016. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 1-8.

Komalasari, K., Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-faktor penyebab kejadian stunting pada balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51-56.

Mangompa, Y., Patade, A. E. D., & Urbaningrum, V. (2023). Hubungan tingkat partisipasi ibu mengikuti Posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Bogenvil Puskesmas Tinggede Kec. Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(3), 293-298.

Maribeth, A. L., Lassie, N., & Gusmira, Y. H. (2022). Hubungan kehamilan tidak diinginkan dengan kejadian stunting pada anak usia 0-5 tahun di Indonesia (analisis data Riskesdas 2013). Nusantara Hasana Journal, 2(3), 7-18.

Mayar, F., & Astuti, Y. (2021). Peran gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 95-104.

Nurdin, N., Ediana, D., & Ningsih, N. S. D. M. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu balita ke Posyandu di Jorong Tarantang. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 4(2), 20-34.

Nursyamsiyah, N., Sobrie, Y., & Sakti, B. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(3), 11-22.

Oktafiani, V., Asriani, A., Ainayah, A., & Abrar, V. A. (2023). Kepercayaan dan norma sosial Suku Tolaki terhadap kesehatan ibu dan anak: Focus group discussion. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 50-58.

Purba, S. S. (2021). Hubungan pola asuh dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun 2018. Public Health Journal, 7(2), 1-10.

Purbadiri, A. M., & Srimurni, T. (2022). Pemenuhan hak kesehatan balita dalam rangka pencegahan stunting melalui pelaksanaan Posyandu keliling di Kabupten Lumajang. Community: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 1-11.

Rahmadhani, W. (2021). Pembentukan Posyandu remaja di Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen. Jurnal Inovasi Abdimas Kebidanan (JIAK), 1(2), 25-37.

Ramlah, U. (2021). Gangguan kesehatan pada anak usia dini akibat kekurangan gizi dan upaya pencegahannya. Ana'Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 12-25.

Rinawan, F. R., Faza, A., Susanti, A. I., Purnama, W. G., Indraswari, N., Ferdian, D., ... & Ridwana, R. (2022). Posyandu application for monitoring children under-five: A 3-year data quality map in Indonesia. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(7), 39-49.

Rinawan, F. R., Susanti, A. I., Amelia, I., Ardisasmita, M. N., Widarti, Dewi, R. K., ... & Purbasari, A. (2021). Understanding mobile application development and implementation for monitoring Posyandu data in Indonesia: A 3-year hybrid action study to build “a bridge” from the community to the national scale. BMC Public Health, 21, 1-17.

Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 hari pertama kehidupan mencegah terjadinya stunting (Gizi Pendek) di Indonesia. Global Health Science, 3(2), 139-151.

Utami, D. A. L., Indra, C. A., & Herdiyanti, H. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Socia Logica, 3(3), 51-69.

Wahyuningsih, S., Lukman, S., Rahmawati, R., & Pannyiwi, R. (2020). Pendidikan, pendapatan dan pengasuhan keluarga dengan status gizi balita. Kepo: Jurnal Keperawatan Profesional, 1(1), 1-11.

Waliulu, S. H., Ibrahim, D., & Umasugi, M. T. (2018). Pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan stunting anak usia balita. Jurnal Penelitian Kesehatan "Suara Forikes" (Journal of Health Research "Forikes Voice"), 9(4), 269-272.

Wardani, Z., Sukandar, D., Baliwati, Y. F., & Riyadi, H. (2021). Sebuah alternatif: Indeks stunting sebagai evaluasi kebijakan intervensi balita stunting di Indonesia. Gizi Indonesia, 44(1), 21-30.

Widiyanto, A., Atmojo, J. T., & Darmayanti, A. T. (2019). Pengaruh faktor kerawanan pangan dan lingkungan terhadap stunting. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 61-66.

Widjayatri, R. D., Fitriani, Y., & Tristyanto, B. (2020). Sosialisasi pengaruh stunting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 16-27.

Published

2023-12-08

How to Cite

Putri, M. F., & Robani, N. N. (2023). Movements of Posyandu with stunting awareness theme. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(2), 315-324. https://doi.org/10.17509/dedicated.v1i2.62044