The urgency of introducing balanced nutrition in early childhood to prevent stunting
DOI:
https://doi.org/10.17509/dedicated.v1i2.62184Keywords:
Balanced nutrition, childrens, stuntingAbstract
Maternal and child mortality has increased due to stunting, triggered by the unbalanced nutritional intake of food consumed. 1000 HPK is essential for food needs, such as consuming vegetables, fruit, protein, carbohydrates, and fats. The method used to overcome this problem is counseling on nutritious intake to avoid the dangers of stunting for children. The results of the service activities are known that children in some areas of Margaasih Village already know and are aware of nutritious food intake. Nutritious food intake needs to be consumed every day by children to avoid stunting problems that cause them to have low IQ and developmental disorders until they grow up. However, the counseling activities we do through the method of coloring pictures of the contents of my plate need to be complemented with natural vegetables or fruits so that children better understand the images we provide. This counseling is expected to instill good habits for children to consume food with balanced nutrition.
Abstrak
Kematian ibu hamil dan anak meningkat salah satu penyebab dikarenakan stunting atau disebut balita pendek. Hal ini dipicu karena tidak seimbang asupan gizi makanan yang dikonsumsi. Bagi akan kebutuhan makanan ketika 1000 HPK itu penting, seperti mengonsumsi sayuran, buah, protein, karbohidrat, dan lemak. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan memberikan penyuluhan penyuluhan mengenai asupan bergizi supaya terhindar dari bahaya stunting bagi anak. Hasil dari kegiatan pengabdian diketahui bahwa anak-anak di sebagian wilayah Desa Margaasih sudah mengetahui dan sadar akan asupan makanan yang bergizi. Di mana asupan makanan bergizi perlu dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak supaya terhindar dari permasalahan stunting yang menyebabkan mereka memiliki IQ rendah dan gangguan tumbuh kembang hingga mereka dewasa nanti. Namun, kegiatan penyuluhan yang kami lakukan melalui metode mewarnai gambar Isi Piringku perlu dilengkapi dengan sayur atau buah asli, supaya anak-anak lebih memahami gambaran yang kami berikan. Penyuluhan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik untuk anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Kata Kunci: Anak-anak; gizi seimbang; stunting
References
Akbar, D. M., & Aidha, Z. (2020). Perilaku penerapan gizi seimbang masyarakat Kota Binjai pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020. Menara Medika, 3(1), 15-21.
Astuti, V. W., & Krstianto, D. E. (2015). Perilaku ibu dalam pemberian makanan dan status gizi anak usia prasekolah. Jurnal Stikes RS Baptis Kediri, 8(2), 1-8.
Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis faktor-faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita (0-59 bulan) di negara berkembang dan Asia Tenggara. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), 247-256.
Cermeño, A. L., Palma, N., & Pistola, R. (2023). Stunting and wasting in a growing economy: Biological living standards in Portugal during the Twentieth Century. Economics & Human Biology, 51, 1-11.
Dewi, E. R., Mubaroq, M. H., & Febriani, D. (2022). Penerapan metode door to door dalam pendampingan gizi balita stunting di Desa Pamotan Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(2), 111-120.
Dewi, I. C., & Auliyyah, N. R. N. (2020). Penyuluhan stunting sebagai sarana untuk meminimalisir tingginya angka stunting di desa gambiran kecamatan kalisat. Jiwakerta: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 25-29.
Dzakiy, W., Agustiningrum, P., & Nugroho, P. S. (2022). Stunting prevention education and training by making toddler food companion snacks in Masjid Village, Samarinda City. Abdimayuda: Indonesia Journal of Community Empowerment for Health, 1(2), 85-88.
Fitri, N., Widiawati, N., Ningtyas, R. P., Sarnyoto, F. D. A., Nisa, W., Ibnistnaini, W., & Hadisaputra, S. (2022). Strategi gerakan cegah stunting menggunakan metode sosialisasi di Desa Darakunci, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, 1(2), 80-86.
Gaffan, N., Kpozehouen, A., Degbey, C., Ahanhanzo, Y. G., & Paraïso, M. N. (2023). Effects of the level of household access to water, sanitation, and hygiene on the nutritional status of children under five, Benin. BMC Nutrition, 9(1), 1-12.
Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), 8-12.
Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor penyebab anak stunting usia 25-60 bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(3), 268-278.
Munthe, R. (2022). Perspektif stunting. Judimas, 3(1), 92-101.
Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting pada anak: Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia. Qawwam, 14(1), 19-28.
Noviana, U., Ekawati, H., & Savira, D. Y. (2022). Hubungan antara status imunisasi, sanitasi lingkungan, dan pola asuh makan dengan kejadian stunting pada anak. Jurnal Ilmiah Obsgin: Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 14(1), 122-131.
Permatasari, T. A. E. (2020). Pengaruh pola asuh pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(2), 3-11.
Pratiwi, I. G. (2020). Edukasi tentang gizi seimbang untuk ibu hamil dalam pencegahan dini stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 1(2), 62-69.
Rahayu, T. H. S., Suryani, R. L., & Utami, T. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di Desa Kedawung Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Borneo Nursing Journal (BNJ), 4(1), 10-17.
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–229.
Ruswati, R., Leksono, A. W., Prameswary, D. K., Pembajeng, G. S., Inayah, I., Felix, J., & Ashanty, A. (2021). Risiko penyebab kejadian stunting pada anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), 1(2), 34-38.
Santika, I. G. N. N. (2020). Optimalisasi peran keluarga dalam menghadapi persoalan COVID-19: Sebuah kajian literatur. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 6(2), 127-137.
Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275-284.
Sibuea, P. (2021). Kajian manfaat makanan fungsional di saat pandemi COVID-19. Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (Retipa), 2(1), 83-92.
Sukohar, A., & Catur, M. M. S. P. (2016). Air alkali terionisasi pencegahan termutakhir timbulnya kanker. Jurnal Majority, 5(2), 74-80.
Sutarto, S., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, faktor risiko dan pencegahannya. Agromedicine, 5(1), 540–545.
Uce, L. (2018). Pengaruh asupan makanan terhadap kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 79-92.
Ula, M., Ulva, A. F., & Mauliza, M. (2021). Implementasi machine learning dengan model case based reasoning dalam mendagnosa gizi buruk pada anak. Jurnal Informatika Kaputama (JIK), 5(2), 333-339.
Umam, K., Khoirudin, F., Aulana, R. M. N., Rodiah, S., Khafsoturrohmah, D., Putri, M. M., & Hidayat, M. S. (2022). Sosialisasi bahaya stunting di Desa Pucungwetan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(2), 181-187.
Wahyurin, I. S., Aqmarina, A. N., Rahmah, H. A., Hasanah, A. U., & Silaen, C. N. B. (2019). Pengaruh edukasi stunting menggunakan metode brainstorming dan audiovisual terhadap pengetahuan ibu dengan anak stunting. Ilmu Gizi Indonesia, 2(2), 141-146.
Widyaningrum, B., Helbawanti, O., Khoerunisa, N., & Srigustini, A. (2022). Penganekaragaman bahan pangan sebagai strategi mempertahankan daya tahan tubuh di masa pandemi COVID-19. Jurnal Abdinus: Jurnal Pengabdian Nusantara, 6(2), 531-541.
Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh stunting terhadap perkembangan kognitif dan prestasi belajar. Jurnal Majority, 8(2), 273-282.
Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor–faktor yang mempengaruhi stunting pada balita di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74-84.
Zulaekah, S., Purwanto, S., & Hidayati, L. (2014). Anemia terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak malnutrisi. Kemas: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 106-114.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Riska Siti Nurjanah, Wulan Safitri, Wendra Riyadi Somantri, Awalia Latifa Mayda Ikrimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




