Analysis of the Kurikulum Merdeka on plane figures: A case study of elementary school students
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v4i2.88767Keywords:
contextual teaching learning, Kurikulum Merdeka, plane figuresAbstract
The implementation of the Kurikulum Merdeka in mathematics education. This study aims to provide opportunities to apply a contextual approach grounded in the surrounding environment. This study highlights the use of concrete objects, such as bottle caps, pencil boxes, and folded paper, as learning media that help students understand geometric concepts more tangibly. Using a case study method, data were collected through observation, interviews, and documentation of a teacher and three fourth-grade students. The results show that this approach not only strengthens students' understanding but also increases their active involvement in the learning process. Teachers have the flexibility to design creative learning strategies tailored to students' needs. However, constraints such as limited time and students' readiness to bring learning materials from home remained. Evaluation was conducted both formatively and reflectively, focusing on the exploration process and concept understanding. Therefore, improved teacher training and support from parents and school authorities are needed to strengthen the implementation of contextual learning. Overall, this approach is considered effective in creating a fun, relevant, and meaningful mathematics learning environment for elementary school students.
Abstrak
Penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Matematika, khususnya materi bangun datar di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan peluang dalam menerapkan pendekatan kontekstual berbasis lingkungan sekitar. Studi ini menyoroti penggunaan benda konkret seperti tutup botol, kotak pensil, dan kertas lipat sebagai media pembelajaran yang dapat membantu murid memahami konsep geometri secara lebih nyata. Menggunakan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap seorang guru dan tiga murid kelas IV. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman murid, tetapi juga meningkatkan keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar. Guru memiliki keleluasaan dalam merancang strategi pembelajaran yang kreatif dan sesuai kebutuhan murid. Meskipun demikian, kendala seperti terbatasnya waktu dan kesiapan murid dalam membawa media pembelajaran dari rumah masih ditemukan. Evaluasi dilakukan secara formatif dan reflektif, dengan fokus pada proses eksplorasi dan pemahaman konsep. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan guru dan dukungan dari orang tua serta pihak sekolah diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan pembelajaran kontekstual. Secara keseluruhan, pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan suasana belajar Matematika yang menyenangkan, relevan, dan bermakna bagi murid sekolah dasar
Kata Kunci: bangun datar; kurikulum merdeka; pembelajaran konseptual
References
Afiyanti, I. N., Sabila, L., Abdi, M. S., Ilami, N., & Pratiwi, D. A. (2025). Tantangan implementasi kurikulum merdeka di SDN Patih Selera: Kajian tentang pemahaman guru dan kesiapan sarana-prasarana. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 503-515.
Amara, E., Wahyuni, R., & Anitra, R. (2024). Penerapan model contextual teaching and learning berbasis etnoMatematika untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 5(1), 40-46.
Cholily, M. Y., & Usmiyatun. (2024). Pembelajaran kontekstual untuk aktivasi siswa. Seminar Pendidikan STKIP Muhammadiyah Manowari, 2(1), 1-10.
Cunha, C. R., Moreira, A., Coelho, S., Mendonça, V., & Gomes, J. P. (2024). Empowering the teaching and learning of geometry in basic education by combining extended reality and machine learning. Lecture Notes in Networks and Systems, 988(1), 98-109.
Erlisa, N. D. (2024). Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam mendorong inovasi pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Sadewa Publikasi Ilmu Pendidikan Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 3(1), 40-51.
Fachrudin, F., Shokeh, M., Ghufron, M. N., & Jalil, M. (2023). Pembelajaran Matematika praktis dan menyenangkan berbasis smart solution pada materi volume bangun ruang di SD/MI. Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha, 14(2), 88-93.
Fadhil, M., & Gusmaneli. (2025). Kurikulum merdeka dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(5), 1-9.
Fatmaningrum, U., & Jazuli, A. (2025). Augmented reality Mathematics media for enhancing critical thinking and motivation in elementary students. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 767-784.
Hendroanto, A., & Fitriyani, H. (2021). Pengembangan alat pembelajaran GeoKlik untuk pembelajaran geometri. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(1), 102-111.
Indriani, P., Heleni, S., & Roza, Y. (2024). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis. Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(1), 105.
Ismawati, A. F. (2025). Effectiveness of Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) implementation at SMAN 11 Surabaya. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(2), 1203-1212.
Jablonski, S., & Ludwig, M. (2023). Teaching and learning of geometry—A literature review on current developments in theory and practice. Education Sciences, 13(7), 1-15.
Mahbubi, M., & Sa’diyah, H. (2025). Penerapan pendekatan kontekstual terhadap motivasi belajar siswa pada mata pembelajaran PAI. Ansiru PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 8(2), 168-176.
Mahmud, M. S., & Mohd Drus, N. F. (2023). The use of oral questioning to improve students’ reasoning skills in primary school Mathematics learning. Frontiers in Education, 8(1), 1-12.
Nazulfah, Z. D., Fanani, A., & Rosidah, C. T. (2024). Penerapan media benda konkret pada pembelajaran bangun datar di kelas 2. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 218-226.
Ningrum, K. S., Roshayanti, F., & Wuryandini, E. (2023). Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar Matematika kelas IV SDN Rejosari 01. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4371-4379.
Oclarit, R. P., Daguplo, M. S., & Casinillo, L. F. (2021). Contextual learning: The use of authentic materials in teaching inductively dimensional Mathematics. Review of Socio-Economic Research and Development Studies, 5(1), 23-39.
Rahmawati, R., Hazirah, A., Rahmawati, D., Jatiningtyas, R., Larassati, E., Sukardi, R. R., & Yuniarti, Y. (2023). Persepsi guru terkait perubahan kurikulum terhadap pembelajaran sekolah dasar. Teaching, Learning and Development, 1(1), 43-53.
Rosyiddin, A. A. Z., Fiqih, A., Nugraha, H., Hadiapurwa, A., & Komara, D. A. (2023). The effect of interactive PowerPoint media design on student learning interests. Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 8(1), 12-24.
Safitri, A. M., & Apriliani, I. F. (2022). Media papan ajaib dalam pembelajaran geometri: Studi literatur untuk penggunaan di sekolah dasar. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(4), 673-682.
Sari, L., & Hasanah, U. (2023). Implementasi model CTL berbantuan benda konkret untuk membangun higher order thinking skills. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 3(2), 114-124.
Sherinnova, Hijriyah, U., Irwandani, Rahmayanti, H., Ichsan, I. Z., Nurfadhilah, & Sison, M. H. (2023, May). Contextual teaching and learning in natural science and environmental topic of elementary school, secondary school, and University: A meta-analysis study. Young Scholar Symposium on Science and Mathematics Education, and Environment, 2595(1), 1-10
Sulastri, A. (2022). Penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 156-170.
Susilawati, S., Ananda, R., & Putra, K. E. (2023). Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV SDN 005 Gunung Sari. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(3), 272-285.
Suyantana, I. N., Hafid, I. W., Windi, & Wibowo, E. (2024). Efektivitas model pembelajaran REACT berbasis contextual teaching and learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi relasi dan fungsi. Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 81-91.
Svane, R. P., Willemsen, M. M., Bleses, D., Krøjgaard, P., Verner, M., & Nielsen, H. S. (2023). A systematic literature review of Math interventions across educational settings from early childhood education to high school. Frontiers in Education, 8(1), 1-23.
Waruwu, E. W., & Bilo, D. T. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka belajar: Strategi untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pendidikan agama Kristen. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 254-268.
Widhiasti, A., Putri, A., Fanani, M. A., Salim, N., & Kurnia, Y. R. (2022). Analysis of learning components in implementation of educational process in schools. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 219-234.
Wijaya, B. A., Wantini, Perawironegoro, D., & Bustam, B. M. R. (2024). The impact of differentiated learning in the merdeka belajar curriculum on elementary school literacy as the object of the kampus mengajar program. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(1), 22-33.
Wijayanti, A., & Yanto, A. (2023). Pembelajaran Matematika menyenangkan di SD melalui permainan. Polinomial: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 18-23.
Witono, S., & Hadi, M. S. (2025). Numerasi dan kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran Matematika di sekolah dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2489-2496.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alma Dina Dwi Marlina, Harinaredi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

