TikTok dakwah content: A study of religious understanding in Islamic education
DOI:
https://doi.org/10.17509/curricula.v4i1.84790Keywords:
dakwah content, Islamic education, religious understanding, TikTokAbstract
The success of digital da'wah depends heavily on selecting platforms that match the audience's characteristics. This study employs a descriptive qualitative approach, utilizing interview instruments to analyze and describe the level of understanding and practice of Islamic teachings among Generation Z, as reflected in TikTok da'wah content. Fifty respondents aged 15-25 years were interviewed for this research. The results showed that TikTok is the most widely used social media platform for obtaining religious information among Generation Z, and the majority of respondents demonstrated a solid understanding of and adherence to Islamic teachings as presented in da'wah content on TikTok. Most respondents demonstrated a solid grasp of the da'wah messages and could apply them to their daily lives. On average, respondents reported understanding the da'wah content and its applicability to their daily lives. These findings indicate TikTok's potential as an effective platform for disseminating da'wah content to Generation Z. Delivering religious messages in a concise and interesting manner opens up new opportunities in education and the spread of Islamic values. This research provides initial insight into the positive impact of consuming da'wah content on TikTok on the religious understanding of its users.
Abstrak
Keberhasilan dakwah digital sangat bergantung pada pemilihan platform yang sesuai dengan karakteristik audiensnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dari konten dakwah TikTok pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen wawancara pada 50 responden usia 15–25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan sebagai sumber informasi keagamaan bagi generasi Z. Mayoritas responden menunjukkan tingkat pemahaman yang baik terhadap pesan-pesan dakwah yang disampaikan, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, rata-rata responden menyatakan memahami isi dakwah, dan dapat mengaplikasikan pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini mengindikasikan potensi TikTok sebagai platform yang efektif untuk penyebaran konten dakwah di kalangan generasi Z dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara ringkas dan menarik membuka peluang baru dalam pendidikan dan penyebaran nilai-nilai Islam. Penelitian ini memberikan wawasan awal mengenai dampak positif konsumsi konten dakwah TikTok terhadap pemahaman keagamaan penggunanya.
Kata Kunci: konten dakwah; pemahaman keagamaan; pendidikan Islam; TikTok
References
Abdusshomad, A. (2024). Peran ustadz influencer dalam penyebaran dakwah Islam kepada generasi z melalui media sosial. Muqaddimah: Jurnal Studi Islam, 15(5), 63-75.
Abidin, A. M. (2021). Pendidikan moral dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Jurnal Paris Langkis, 2(1), 57-67.
Adi, L. (2022). Konsep dakwah dalam Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(3), 1-8.
Adnan, N. I., Ramli, S., & Ismail, I. N. (2021). Investigating the usefulness of TikTok as an educational tool. International Journal of Practices in Teaching and Learning (IJPTL), 1(2), 1-5.
Alfiana, N., & Budiantoro, W. (2021). Al-Quran dan budaya profetik: Mencetak insan kamil di era milenial. Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 13(2), 281-292.
Cahyani, N. D., Luthfiyah, R., Apriliyanti, V., & Munawir, M. (2024). Implementasi pendidikan agama Islam dalam penanaman budaya religius untuk meningkatkan pembentukan karakteristik Islami. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam, 23(1), 477-493.
Fadillah, M., Nurbalqis, A., & Agustina, L. (2022). Pengaruh konten digital terhadap generasi z dalam pemanfaatan media sosial dan digital native di Kota Tanjungpinang. Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(2), 1-11.
Gunawan, B., & Aryani, M. (2024). Transformasi ruang lingkup dakwah di media sosial. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(2), 1216-1227.
Hamami, T. (2020). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di era 4.0. Islamika, 2(2), 251-275.
Hidayatullah, W. S., Pratomo, H. W., & Jamaludin, G. M. (2024). Religious values based on local wisdom Munjungan tradition in Tukdana Village, Tukdana District, Indramayu Regency. Indonesian Journal of Islamic Education, 2(3), 26-35.
Ibad, M. N. (2025). Strategi literasi dakwah digital di era media sosial TikTok: Tantangan dan peluang. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 2(2), 145-156.
Koswara, A. (2025). Filantropi digital: Pemanfaatan platform media sosial TikTok untuk menghimpun donasi di dunia maya. Journal of Society Bridge, 3(1), 39-53.
Lailan, L. R. (2022). Pengaruh media sosial terhadap perilaku keagamaan remaja masjid Al-Muawanah. Dakwatul Islam, 7(1), 21-38.
Lestari, P. P. (2020). Dakwah digital untuk generasi milenial. Jurnal Dakwah, 21(1), 41-58.
Madhani, L. M., Sari, I. N. B., & Shaleh, M. N. I. (2021). Dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap perilaku islami mahasiswa di Yogyakarta. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 3(1), 627-647.
Maghfirah, F., Andriani, F., & Mirzal, H. (2021). Social media as a medium of Da’wah: religious transformation among online Da’wah audience on TikTok platform. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 5(1), 1-24.
Maharani, S. (2024). Penyampaian pesan dakwah Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri pada akun media sosial Instagram. Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(1), 55-72.
Maliki, I. A., & Nazar, T. H. (2023). Living hadis islam wasathiyah: Analisis terhadap konten dakwah YouTube “Jeda Nulis” Habib Ja’far. Nizham Journal of Islamic Studies, 11(1), 64-78.
Nasution, I. A., Aini, K. N., Adrio, E., & Zein, A. W. (2024). Aksiologi dalam era society 5.0: Menyikapi perubahan nilai dalam masyarakat digital. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(6), 165-178.
Nurqozin, M., & Putra, D. (2023). Pembelajaran berbasis media digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam pada sekolah menengah kejuruan Islam Terpadu Tebuireng Iii Indragiri Hilir Riau. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(4), 637-646.
Pratomo, H. W., Kuswati, Y., & Suklani, A. H. (2022). Educational leadership: Islamic religious, philosophy, psychology, and sociology perspectives. International Journal of Social Science and Human Research, 5(5), 1765-1770.
Putra, R. A., Adde, E., & Fitri, M. (2023). Media dakwah TikTok untuk generasi Z. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 7(1), 58-71.
Putri, N. A., & Marom, A. (2025). Peranan terpaan media sosial (Instagram dan TikTok) pada generasi z dalam implementasi kebijakan keterbukaan informasi publik di Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 14(2), 1-19.
Ramdani, N. S., Nugraha, H., & Hadiapurwa, A. (2021). Potensi pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran daring. Akademika, 10(2), 425-436.
Rejeki, T., Razzaq, A., & Nugraha, M. Y. (2024). Efektivitas komunikasi dalam berdakwah Ustadz Hanan Attaki dalam akun instagram terhadap spiritualitas generasi z. Komunika: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 2(2), 39-47.
Retpitasari, E. (2023). Dampak Pemahaman keagamaan dan kemampuan literasi media terhadap sebaran berita hoax di Komunitas Surabaya Mengaji. Mediakita, 6(2), 183-195.
Rohmah, N. N. (2020). Media sosial sebagai media alternatif manfaat dan pemuas kebutuhan informasi masa pandemik global COVID-19 (Kajian analisis teori uses and gratification). Al-I’lam; Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(1), 1-16.
Romadan, A. I. (2023). Pendidikan agama Islam sebagai solusi atas krisis moral dalam masyarakat modern. Adz-Zikr: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(2), 8-15.
Romli, T., & Dawolo, Y. (2024). Menghubungkan dan menganalisa tren ustad-ustad digital di Indonesia melalui studi agama digital. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(6), 970-978.
Supratman, S. H., Rodliyah, K., & Suhendi, H. (2022). Efektivitas dakwah melalui media sosial TikTok dalam meningkatkan nilai-nilai keberagamaan. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(1), 9-14.
Syawitri, W. N., & Iryanti, S. S. (2024). Islam dan pendidikan adab modern: Dakwah kekinian sebagai kontra narasi di dalam TikTok. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 11-20.
Tasruddin, R. (2024). Teori komunikasi dakwah dalam penyebaran pesan Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4290-4292.
Wahyudi, T. (2021). Penguatan literasi digital generasi muda Muslim dalam kerangka konsep Ulul Albab. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(2), 161-178.
Yusuf, F. A. M. E. & Susanti, T. (2022). The impact of Zoom as a learning application on student learning concentration in the COVID-19 era. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2). 129-142.
Zis, S. F., Dewi, R. S., & Efendi, Z. (2021). Model perilaku komunikasi generasi muda dalam pemanfaatan media digital memasuki era 4.0 dan 5.0 di Kecamatan Kuranji. Jurnal Komunikasi Profesional, 5(1), 66-87.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yesi Anggun Susanti, Encu Mulya Syamsul, Ahmad Zacky Burhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

